Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Ajak Masyakarat Buka Ajang Kontestasi Ide untuk Capres 2019
2018-01-08 17:08:11

Wakil Ketua DPR RI/Korkesra, Fahri Hamzah dari F-PKS.(Foto:IwanArmanias)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah melihat adanya gejala bahwa publik sedang mencari-cari calon alternatif pemimpin baru untuk bursa Pilpres 2019 mendatang, selain dua figur Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo.

Menurut Fahri, berdasarkan survei saat ini kedua nama tersebut masih mendominasi, namun tak dipungkiri publik masih mencari sosok pemimpin alternatif selain kedua tokoh tersebut. Fahri mengatakan masih ada kemungkinan akan ada figur baru yang akan mewarnai bursa Pilpres 2019 nanti.

"Kalau saya lihat survei-surveinya, justru publik masih mencari sosok pemimpin alternatif selain kedua tokoh tersebut. Karenanya belum tentu hanya figur Prabowo dan Jokowi sebagai petahana yang akan terpilih sebagai konstestan di Pilpres 2019 nanti," ujar Fahri kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Fahri bahkan mengimbau kepada masyarakat di daerah-daerah, seperti Papua dan Maluku, serta universitas agar bisa mengundang calon-calon yang ingin maju di Pilpres 2019 untuk kontestasi ide. Dengan begitu, menurutnya, para calon bisa mengemukakan pandangan mereka terhadap daerah-daerah tersebut.

"Ayo, mulailah undang calon-calon presiden, ajak mereka debat di daerah-daerah itu. Apa sikap capres itu bagi daerahnya masing-masing," seru politisi dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Fahri menambahkan, dengan menggelar kontestasi ide, maka masyarakat dapat mengenal karakter kepemimpinan dari calonnya masing-masing. Sebab, kontestan akan diminta terbuka dalam memberikan solusi terhadap pelbagai permasalahan di daerahnya masing-masing, dan apa janji mereka kepada rakyatnya.

"Semua buka dong. Apa sikap capres itu bagi Maluku Utara, apa sikap capres itu bagi Bali, apa sikap capres bagi NTT, bagi Papua. Bagaimana mau menyelesaikan masalah Papua, apa janji mereka kepada rakyat Aceh," papar Fahri.

Sementara untuk calon-calon yang akan maju pada Pilpres 2019, Fahri menyarankan agar sebaiknya mereka melakukan kontestasi ide yang seharusnya sudah dapat dilakukan pada tahun ini. Termasuk Presiden Jokowi sebagai petahana, kata dia, dapat menyampaikan segala pencapaiannya selama menjabat kepada masyarakat.

"Harusnya awal 2018 ini sudah ada kontestasi ide. Maka saya menganggap bahwa kritik orang kepada Jokowi itu harus dijawab sebagai petahana. Beliau harus jawab secara baik dan mendalam supaya mulai ada perlombaan ide-ide," imbuhnya.(ann/sc/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Fahri Hamzah
 
• Tegur Dahnil, Fahri Hamzah: Bro, Jangan Seret Pak Prabowo Ke Isu Kecil
 
• Fahri Hamzah Sarankan Presiden Bentuk Perppu Perlindungan Data Penduduk
 
• Kivlan Zen Batal Dicekal, Fahri Hamzah: Bukti Hukum Kita Diatur Segelintir Orang
 
• Jika Prabowo Menang, Fahri Usul SBY dan Amien Rais Jadi Menteri Senior
 
• Terlalu Cepat Definisikan Pahlawan dengan Pengertian Baru
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]