Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Fadli Zon
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Berpihak Pada Rakyat'
2018-02-08 19:51:24

Hadir sebagai pemantik diskusi buku "Berpihak Pada Rakyat", Gede Narayana (Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat), Bang Ridwan Saidi (Budayawan), Bambang Soesatyo (Ketua DPR_RI).(Foto: @fadlizon)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meluncurkan buku berjudul 'Berpihak Pada Rakyat', di ruang Media Center DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. Buku yang terdiri dari 3 jilid tersebut mengungkapkan tentang kinerja Fadli Zon sebagai Pimpinan DPR selama kurun waktu 3 tahun.

"Buku ini seperti sebuah jurnal tentang apa yang saya lakukan setiap hari, terkait dengan tugas di DPR," kata Fadli, Kamis (8/2).

Buku 'Berpihak Pada Rakyat' merupakan laporan kinerja dan bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas pokok Fadli Zon sebagai wakil rakyat. Buku tersebut merekam polemik isu-isu publik yang Fadli respon melalui berbagai pertemuan dengan masyarakat.

Melalui buku itu, Fadli berharap masyarakat dapat melihat lebih detail mengenai setiap aktifitas yang ditugaskan kepada Pimpinan DPR RI, mulai dari waktu serta agenda dari setiap kegiatan.

"Semuanya didokumentasikan, baik tertulis maupun melalui foto, agar masyarakat mendapatkan gambaran yang lebih sempurna mengenai kinerja saya sebagai wakil rakyat di DPR. Semoga buku ini dapat menjadi sebuah referensi," ucap politisi F-Gerindra itu.

Dalam acara peluncuran buku tersebut, diisi pula dengan sesi diskusi dan bedah buku. Hadir sebagai pembicara dan pembedah buku adalah Gede Narayana Sunarkha selaku Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, dan Budayawan Ridwan Saidi. Sedangkan tampil sebagai moderator yang juga berprofesi sebagai insan media, Norman.

Dengan dihadiri pengunjung yang sebagian besar dari kalangan insan Pers, kedua pembicara menjelaskan kisi-kisi yang merupakan inti dari ketiga buku tersebut. Ridwan menyatakan dalam buku itu, Fadli menawarkan tema bacaan yang berbeda bagi para pembaca. Ada hal-hal yang belum pernah disentuh oleh penulis lain di jaman ini, dan diangkat menjadi suatu pembahasan tersendiri.

"Ini adalah buku pertama yang ada dalam sejarah DPR. Kehadiran buku ini penting bagi mereka yang akan melakukan penelitian politik," ucap Ridwan.

Sementara itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo yang berkesempatan hadir ditengah-tengah acara memberikan apresiasi yang tinggi kepada Fadli Zon atas peluncuran bukunya. "Hanya ada satu kata buat beliau, luar biasa," puji pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut.(dep/sf/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Fadli Zon
 
• Teguran Partai Gerindra Bikin DPR Makin Lemah, Fadli Zon Harus Melawan
 
• Fadli Zon Terpilih Jadi Biro Komisi Demokrasi dan HAM IPU
 
• Diplomasi Parlemen Bagian dari Diplomasi Total Indonesia
 
• Fadli Zon Jabat Ketua BKSAP
 
• Tak Peduli Gerindra Gabung Koalisi Pemerintah, Fadli Zon: Saya Akan Tetap Kritis
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]