Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Media Sosial Facebook
Facebook Uji Coba Chat Rahasia Terenkripsi di Messenger
2016-07-10 15:38:05

Facebook mulai pengujian dienkripsi convos rahasia Messenger. Facebook Messenger menambahkan enkripsi end-to-end dalam upaya untuk menjadi aplikasi pesan utama Anda.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - WhatsApp milik Facebook telah memiliki fitur enkripsi end-to-end yang diaktifkan secara otomatis bagi semua pengguna sejak April lalu, dan kini jejaring sosial tersebut menguji fitur serupa untuk layanan Messenger-nya.

Serupa tapi tidak sejenis, enkripsi end-to-end di Messenger adalah opsional, dan tidak diaktifkan secara otomatis.

Untuk saat ini fitur tersebut masih uji coba. Facebook mengatakan akan menggulirkan fitur tersebut terbatas untuk beberapa pengguna saja, dan akan meluncurkan secara lebih luas nantinya.

Jika Anda mendapatkan fitur tersebut, maka Anda dapat mengirim umpan balik jika mau.

WhatsApp menerapkan enkripsi end-to-end menggunakan Signal Protocol yang dikembangkan oleh Open Whisper Systems.

Untuk mendapatkan chatting yang terenkripsi dengan seseorang, Anda harus memulai "percakapan rahasia" dengan orang itu.

Hanya hal-hal yang ada di dalam "percakapan rahasia" yang terenkripsi, sementara percakapan "normal" tidak.

Untuk "percakapan rahasia", Anda juga dapat mengatur waktunya sehingga pesan yang dikirimkan akan otomatis menghilang. Konten seperti video dan GIF tidak didukung "percakapan rahasia".

Enkripsi end-to-end berarti bahwa tidak ada yang dapat mengetahui apa yang Anda komunikasikan, bahkan Facebook sendiri. Komunikasi tersebut bersifat pribadi, antara Anda dan orang yang diajak bicara, demikian seperti dikutip dari GSM Arena.(am/hr/Antara/bh/sya)


 
Berita Terkait Media Sosial Facebook
 
• Wahh, Facebook Ratings 'Jeblok' dan Terancam Didepak dari Play Store
 
• Bocor Lagi, 533 Juta Nomor Ponsel dan Informasi Data Pengguna Facebook Dicuri
 
• Facebook Didenda Rp70 Triliun terkait Pelanggaran Privasi Data
 
• Jelang Hari Pencoblosan, Facebook Luncurkan Fitur Info Kandidat Pemilu 2019
 
• AS Gugat Facebook Gara-gara Skandal Cambridge Analytica
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]