Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Media Sosial Facebook
Facebook Tahun Depan Berencana Luncurkan Satelit
Wednesday 07 Oct 2015 08:04:01

Bekerja sama dengan perusahaan penyedia jasa satelit asal Prancis Eutelsat, Facebook berharap satelit pertama akan meluncur tahun depan. Mark Zuckerberg mengatakan ingin menghubungkan penduduk yang hidup di kawasan terpencil.(Foto: Istimewa)
CALIFORNIA, Berita HUKUM - Facebook akan meluncurkan satelit yang akan menyediakan akses internet bagi daerah-daerah terpencil di Afrika. Bekerja sama dengan perusahaan penyedia jasa satelit asal Prancis Eutelsat, Facebook berharap satelit pertama akan meluncur tahun depan.

“Kami akan terus berusaha menghubungkan seluruh dunia—meski itu berarti melampaui planet kita,” kata pendiri jaringan sosial itu, Mark Zuckerberg.

Dalam pernyataan resmi, Eutelsat mengatakan pengguna di darat akan dapat menggunakan produk “yang telah tersedia di pasaran” untuk mengakses layanan internet setelah satelit beroperasi pada semester ke dua 2016.

“Kapasitasnya dioptimalkan untuk akses internet ke komunitas maupun langsung ke pengguna, serta menggunakan peralatan yang terjangkau dan sudah tersedia,” tulis perusahaan tersebut.

Rencana ini adalah bagian dari proyek Internet.org Facebook, yang telah menerima kritik pedas di beberapa negara.

Di India, misalnya, kalangan pebisnis bereaksi keras terhadap proyek itu dengan tudingan bahwa Internet.org memberi Facebook dan rekan-rekannya, keunggulan yang tidak adil dalam pasar internet yang sedang berkembang.

Sebelumnya, sebanyak 67 kelompok hak digital, termasuk i Freedom Uganda, Usuarios Digitales dari Ekuador dan ICT Watch dari Indonesia, telah menandatangani surat protes untuk Zuckerberg.

Mereka mengatakan Internet.org mengancam privasi, kebebasan berekspresi, serta prinsip netralitas internet.
Selain melesatkan satelit, baru-baru ini Facebook mengumumkan rencana untuk mengirimkan konektivitas internet ke darat menggunakan drone.

“Untuk menghubungkan penduduk yang hidup di kawasan terpencil, infrastruktur konektivitas tradisional seringkali sulit dan tidak efisien, karena itu kita perlu menciptakan teknologi baru,” tulis Zuckerberg.

Sejumlah perusahaan telah menyediakan layanan internet lewat satelit, namun harganya terlalu mahal dan di luar jangkauan masyarakat yang hidup di negara berkembang.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Media Sosial Facebook
 
Wahh, Facebook Ratings 'Jeblok' dan Terancam Didepak dari Play Store
 
Bocor Lagi, 533 Juta Nomor Ponsel dan Informasi Data Pengguna Facebook Dicuri
 
Facebook Didenda Rp70 Triliun terkait Pelanggaran Privasi Data
 
Jelang Hari Pencoblosan, Facebook Luncurkan Fitur Info Kandidat Pemilu 2019
 
AS Gugat Facebook Gara-gara Skandal Cambridge Analytica
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]