Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Hoax
FSP LEM SPSI DKI Jakarta Deklarasikan Pemilu Damai Tanpa Hoax
2019-04-02 15:12:48

PD FSP LEM SPSI DKI Jakarta, mengadakan 'Deklarasi Pemilu Damai Tanpa Hoax' di sela-sela Musda VI DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta, di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) DKI Jakarta mendukung berlangsungnya Pemilihan Umum 2019 yang aman, damai dan kondusif.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta, Yulianto dalam 'Deklarasi Pemilu Damai Tanpa Hoax' di sela-sela Musda VI DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta, di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).

"Selama ini kami berjuang selalu kami junjung damai itu. Kalau selama ini kami beda kepentingan dengan pemerintah soal isu-isu perburuhan lainnya, semua berakhir damai," ujar Yulianto.

Yulianto menyatakan kedamaian itu merupakan sebuah hal penting yang harus diciptakan oleh semua lapisan masyarakat jelang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Karena kita melihat Ibu Kota menjadi barometer bagi negeri ini. Damainya buruh pemerintah dan pengusaha itu menjadi tolak ukur. Kondisi damai itu kita jaga terus. Damai adalah sesuatu yang selama ini lahir dari hati nurani kami," kata dia.

Ia menambahkan, pesta demokrasi merupakan sebuah kegiatan yang dianggap biasa oleh pihaknya, karena dalam lingkungan internal DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta, juga sering diadakan kegiatan yang sama.

Meski begitu, dia mengingatkan jajarannya untuk tetap mengutamakan rasa kebersamaan dan persaudaraan walaupun berbeda pilihan politik. "Kami sudah terbiasa dengan segala perbedaan. Jadi jangankan untuk pesta demokrasi, kami sudah punya pesta demokrasi sendiri di tingkat unit kerja perusahaan. Kalau ada dua calon, yang satu begini, yang lainnya begini, itu sudah biasa. Setelah selesai kami bermusyawarah, selesai sudah," jelasnya.

Selain mendukung pemilu damai, DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta siap menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa juga negara, dengan menjaga kerukunan umat beragama. Mereka pun mendukung upaya merawat hubungan antar umat beragama dan toleran terhadap perbedaan.

"Kami siap melaksanakan Pilpres, Pileg tanpa hoaks, politisasi SARA dan politik uang, siap ciptakan iklim politik Indonesia yang aman damai dan sejuk dengan mendukung aparat TNI-Polri. Juga siap berpolitik secara demokratis dalam wujudkan kedaukatan rakyat Indonesia," paparnya(bh/mos)


 
Berita Terkait Hoax
 
Polda Metro Tetapkan 10 Tersangka dari 14 Kasus Hoax Soal Pandemi Covid-19 Periode April 2020
 
Penyebar Hoaks Covid-19 Diancam Sanksi Kurungan dan Denda Rp1 Miliar
 
Polisi Ungkap 3 Kasus Penyebaran Hoax terkait Wabah Virus Covid-19
 
Buzzer Pendukung Jokowi Merajalela, YLBHI: Demokrasi Terancam Punah!
 
GESIT Deklarasikan Gerakan Lawan Hoax dan Radikalisme di Sosmed
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dekan FH UII: Guru Besar Hukum Tata Negara Kami Diteror!
Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan
Beberapa Hari Dibuka, Ratusan Sekolah di Korsel Harus Ditutup Lagi karena Lonjakan Kasus Covid-19
Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur
Greenpeace: Kualitas Demokrasi Menurun, Pemerintah Antisains
Pemidanaan Politik Yudi Syamhudi Suyuti dan Ujian Demokrasi di Indonesia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur
Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal
Polri Siap Masifkan Protokol New Normal
Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'
Polri Tutup Pintu Masuk Arus Balik Menuju Jakarta
Polri Tangkap 2 WNA dan Sita 821 Kg Sabu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]