Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Hoax
FORMAH Desak Polri Dalami Keterlibatan Beberapa Pihak Kasus Hoax Ratna Sarumpaet
2018-10-24 15:04:24

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh FORMAH di depan Gedung Baharkam Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (24/10).(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Masyarakat Anti Hoax (FORMAH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Baharkam Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (24/10).

Presidium FORMAH sekaligus penanggung jawab aksi,Ismail Marabessy, menjelaskan bahwa apa yang dilakukan pihaknya tersebut untuk mendesak agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus berita hoax Ratna Sarumpaet.

Pihaknya pun meminta kepolisian agar menyelidiki inisiator dari kasus hoax tersebut. Karena, menurutnya, Ratna Sarumpaet tidak mungkin melakukan penyampaian berita hoax tersebut tanpa adanya inisiatif dan arahan dari pihak tertentu.

"Ada seorang aktor dibalik pemberitaan tersebut. Kami sangat berharap polisi mampu menuntaskan permasalahan hoax ini. Dengan kajian strategis kami dari mahasiswa dan masyarakat, saudara Fadli Zon dan Amien Rais harus segera dijebloskan ke penjara terkakt berita-berita bohong mereka,"ujar Ismail di lokasi.

Pihaknya juga meyakini bahwa kasus hoax Ratna Sarumpaet itu, sengaja digulirkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah kesatuan NKRI.

"Kami sendiri merasa tertipu, mereka sengaja mengadu domba masyarakat Indonesia," pungkasnya.(bh/mos)




 
Berita Terkait Hoax
 
• Dialog Publik Divhumas Polri Siap Cegah Hoax, Ujaran Kebencian dan SARA pada Pemilu 2024
 
• Permintaan Maaf 'Penjual Dawet' Sebar Hoax di Tragedi Kanjuruhan, Ternyata Kader PSI
 
• Tangani 111 Isu Hoaks Vaksin Covid-19, Kominfo Libatkan Multistakeholders
 
• Siber Polri Tangkap Penyebar Hoax Isi Pasal UU Cipta Kerja
 
• Kemah Literasi Sinjai, Kejari Bahas Informasi Hoaks dan Solusinya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]