Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
FBI
FBI Tembak Mati Tersangka Konspirasi Bom Boston
Thursday 23 May 2013 22:35:41

Para penyelidik di luar apartemen di Orlando tempat penembakan terjadi.(Foto: Ist)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Biro Penyelidik Federal Amerika (FBI) mengatakan salah seorang agen mereka menembak mati seorang pria yang diperiksa terkait pengeboman di Boston bulan lalu. FBI mengatakan penembakan terjadi Rabu (22/05) pagi waktu setempat di Orlando, Florida.

Pria yang ditembak disebut bernama Ibragim Todashev. Ia diperiksa beberapa agen namun menjadi kasar perilakunya dan ditembak.
Sejumlah laporan media menyebutkan Todashev adalah rekan Tamerlan Tsarnaev, tersangka pengeboman Boston yang tewas dalam tembak menembak dengan polisi.
Juru bicara FBI, Paul Bresson, mengatakan dalam satu pernyataan bahwa agen bertindak karena terancam dan menembak tersangka.
Todashev tewas dan agen FBI diangkut ke rumah sakit karena luka-luka yang disebutkan tidak membahayakan jiwanya.

Proses pengadilan

Penembakan terjadi di kompleks apartemen Orlando tempat beberapa orang asal Chechnya tinggal.

Tim FBI dikirimkan dari Washington untuk mengkaji penembakan itu, prosedur standar yang dilakukan bila terjadi insiden seperti itu.

Adik tersangka pengeboman Boston, Tamerlan Tsarnaev Dzokhar, tengah dalam proses untuk diadili dengan dakwaan melakukan penyerangan dalam Maraton Boston.

Tamerlan masuk dalam daftar Amerika sebagai tersangka yang berpotensi melakukan tindak terorisme.

Amerika Serikat telah diperingatkan oleh Rusia bahwa ia kemungkinan adalah militan, kata para pejabat.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait FBI
 
Pemerintahan Trump 'Dusta' tentang FBI, kata James Comey
 
Direktur FBI Dipecat oleh Presiden Trump terkait Email Clinton
 
FBI Menyelidiki Dugaan Campur Tangan Rusia dalam Pilpres AS
 
FBI Selidiki Peretasan Akun Cloud Pesohor
 
FBI Tembak Mati Tersangka Konspirasi Bom Boston
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]