Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Erupsi Gunung Kelud, LPB PP Muhammadiyah Siagakan Ratusan Relawan Muhammadiyah
Sunday 16 Feb 2014 03:17:07

Ilustrasi. Dampak Akibat Gunung Kelud di Kediri Meletus, kadar lautan pasir setebal 5 cm di kota Kediri, Jumat (14/2).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) PP Muhammadiyah malam Jumat (14/2) kemarin berangkat menuju Kediri, Jawa Timur. Seperti yang dikabarkan bahwa Gunung Kelud di Kediri Erupsi kemarin malam Kamis (13/2) pukul 22.50 WIB. Erupsi terjadi satu jam setelah status aktivitas gunung itu dinaikkan menjadi awas. Ketua LPB PP Muhammadiyah, Budi Setiawan ST ditemani anggota MDMC Pusat yakni Al Afik (bagian Tanggap Darurat), Priyo dan Tira bagian relawan Muhammadiyah berangkat menuju Blitar dan Kediri, Jawa Timur untuk memantau dan meninjau lokasi pengungsian MDMC serta berkordinasi dengan tim MDMC setempat.

Warga yang terdampak letusan Gunung Kelud, Kamis (13/02) telah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Hujan abu akibat dampak letusan Gunung Kelud telah menerpa hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Yogyakarta, yang berjarak lebih dari 200km dari gunung Kelud.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB, menyebutkan hujan abu menyebar di beberapa wilayah, seperti Kediri, Malang, Blitar, Surabaya, Ponorogo, hingga Pacitan, Solo, Yogya, Boyolali, Magelang, Purworejo, serta Temanggung.

Menurut Budi Setiawan, tim relawan Muhammadiyah sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, dibantu dari RS Muhammadiyah di Jawa Timur. “Relawan Muhammadiyah di Jawa Tengah dan DIY kami juga sudah persiapkan, apabila dibutuhkan kami akan kirim ke titik-titik pengungsian Erupsi Kelud ini. Sedangkan tim relawan di titik erupsi Gunung Kelud sudah kami persiapkan jauh-jauh hari seperti di Blitar dan Kediri,” ujarnya saat sebelum berangkat ke Kediri malam ini.

Sedangkan, Sekretaris LPB PP Muhammadiyah, Arif Nur Kholis yang saat ini di Lokasi erupsi gunung Kelud menyatakan bahwa Jaringan Muhammadiyah di Blitar maupun di Kediri sudah disiagakan. “Saat ini RSU Aminah di Jalan Veteran 39 Blitar dan kantor PDM Blitar yang baru akan menjadi posko MDMC atau LPB Muhammadiyah, ” ujarnya.(dzar/muh/bhc/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]