Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
Elektabilitas Menurun, Kader Demokrat Gorontalo Desak Musdalub
Tuesday 03 Sep 2013 19:02:28

Ilustrasi, Partai Demokrat urutan No 7 untuk Partai Peserta Pemilu 2014.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
GORONTALO, Berita HUKUM - Kader Partai Demokrat di Gorontalo merasa resah, jelang tahun politik partai pemenang pemilu 2009 ini, pamornya menurun drastis tidak terkecuali di Provinsi Gorontalo. Partai yang sejak 2011 di Ketuai mantan Gubernur Gorontalo, Dr. Gusnar Ismail ini elektabilitasnya dirasakan anjlok. Ini dikemukakan oleh Ketua Divisi DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, Agus Didipu, Selasa (3/9)

"Elektabilitas Demokrat di gorontalo sudah menurun, selain itu jarang sosialisasi, padahal tahun 2014 sudah didepan mata," ujarnya. Kondisi ini menurutnya dikhawatirkan akan mempengaruhi raihan jumlah kursi yang di pemilu 2009 kemarin mampu meraih suara cukup signifikan di 6 Kabupaten Kota serta Provinsi.

Sehingga kata Agus, beberapa waktu lalu dikalangan kader telah berkembang dan mendesak keinginan untuk dilaksanakannya Musyawarah Daerah Luas Biasa (Musdalub) untuk secepatnya memilih ketua dan pengurus baru demi menggalang kembali kekuatan partai demi pertarungan di 2014.

"Iya, desakan kader untuk segera melaksanakan Musdalub telah mencuat beberapa waktu lalu, dan sudah 2 minggu telah dibentuk tim untuk mengkonsultasikan hal ini ke DPP," tandasnya.(bhc/shs)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]