Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Polri
Eggi Sudjana dan Gabungan Aktivis Lainnya Dukung Budi Gunawan untuk menjadi Kapolri
Tuesday 30 Dec 2014 10:21:04

Eggi Sudjana (baju hijau tengah) beserta gabungan Aktivis saat Jumpa Pers memberikan pernyataan, di Apartemen Istana Harmoni, Jakarta pusat (29/12).(Foto: BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Beberapa gabungan aktivis seperti Pembela kesetian tanah air Indonesia (PEKAT), Persaudaran Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), Suara Independen rakyat Indonesia (SIRI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sepakat satu suara agar kepemimpinan dari Kapolri Jenderal Sutarman sekarang diganti dengan Komjen Budi Gunawan, yang kini masih menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri.

Eggi Sudjana juga menghimbau dan berharap, agar pimpinan polri kedepan siapapun agar jangan ikut politik praktis karena penegak hukum seharusnya tetap profesional dalam mengemban tugasnya, dan yang pantas diusung menjadi kapolri baginya sekarang dan menurut dari beberapa gabungan aktivis ini sebagai pengganti Kapolri yang cocok adalah Komjen Budi Gunawan.

Bagi Eggi Sudjana yang juga selaku praktisi hukum ini juga memaparkan sebenarnya masih banyak nama calon yang beredar dan dinilai pantas untuk memimpin Korps Tribrata di masa mendatang, seperti Badrodin Haiti Wakapolri periode sekarang, begitu juga dengan Suhardi Alius yang kini masih sebagai Kabareskrim.

Namun, pernyataan yang menguatkan baginya yang pantas penganti sebagai Kapolri sekarang ialah Budi Gunawan, karena ia menilai track record yang dimiliki beliau sangatlah bagus, karena menurut Pakar hukum ini berpendapat bahwa Komjen Budi Gunawan sebagai salah satu sosok yang tepat untuk menggantikan Jenderal Sutarman sebagai Kepala Polri.

Menurut Eggy yang sudah malang melintang di dunia hukum ini, Budi Gunawan telah menunjukan karir dan kapabilitas di atas rata-rata semenjak menjadi taruna Akpol, Kapolsek, Kapolres, Kapolda, dan Kadiv Propam.

"Beliau (Budi Gunawan) merupakan lulusan terbaik bintang Adimakasya 83 terbaik dan dimana beliau bertugas mengisi jiwa raga pada intitusi Polri sendiri dengan baik dan berkompeten," pungkasnya.(bhc/bar)


 
Berita Terkait Polri
 
• Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
 
• Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden
 
• Jimly: Presiden Prabowo Punya Wewenang Batalkan Perpol Nomor 10/2025
 
• Komjen Agus Andrianto Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen Gatot Eddy
 
• HUT Bhayangkara ke-77, Pengamat Intelijen Sebut Tiga Hal Ini Yang Nyata Dihadapi Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]