Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Fashion
Dulux Dukung Desainer Muda Lewat Indonesia Fashion Week 2015
Friday 27 Feb 2015 19:55:45

Sepuluh finalis desainer muda peserta IFDC 2015 menggunakan Colour of The Year 2015.(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dulux, salah satu merek dari AkzoNobel, perusahaan cat dan pelapis global terkemuka kembali menunjukkan komitmen mendukung kreativitas desainer muda Indonesia, dengan berpartisipasi di indonesia Fashion Week (IFW). Pada gelaran fashion yang akan diselenggarakan 26 Februari – 1 Maret 2015 di Jakarta Convention Center, Dulux juga akan mengadakan Indonesia Fashion Design Competition (IFDC) dengan inspirasi utama Colour of The Year 2015, Copper Orange yang merupakan bagian dari ColourFuturesTM.

Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), Jun De Dios menjelaskan keikutsertaan Dulux di Indonesia Fashion Week 2015 sejalan dengan gagasan kota humanis milik AkzoNobel yang diluncurkan tahun lalu.

“Partisipasi kami selama empat tahun berturut-turut di Indonesia Fashion Week merupakan komitmen kami untuk terus mendukung industri kreatif Indonesia melalui inovasi dan warna. Sebagai perusahaan otoritas warna, Dulux berkaitan erat dengan industri fashion dan menyelenggarakan IFDC merupakan salah satu kontribusi positif Dulux bagi industri fashion di Indonesia,” jelas Jun.

Gelaran fashion terbesar di Indonesia ini juga akan menjadi babak final IFDC 2015, dimana sepuluh finalis desainer muda akan menampilkan desain Mahakarya mereka. IFDC adalah kompetisi pencarian bakat baru di industri fashion Indonesia, yang memiliki kemampuan bersaing di kancah nasional dan internasional.

Kompetisi ini telah menarik ratusan peserta berusia mulai dari 18 – 40 tahun dari seluruh Indonesia dengan hadiah total 100 Juta Rupiah, kesempatan mengikuti pameran dagang berskala internasional, dan beasiswa studi di Roma, Italia. Tahun ini, seluruh peserta IFDC 2015 akan menggunakan Colour of The Year 2015, Copper Orange sebagai inspirasi utama dalam koleksi desainnya.

AkzoNobel bertujuan menciptakan lingkungan perkotaan lebih humanis dengan menambahkan warna pada interior dan eksterior bangunan. ”Gagasan kota humanis juga bertujuan menarik perhatian dunia kepada enam pilar; warna, warisan budaya, transportasi, olahraga, pendidikan, dan keberlanjutan. Colour of The Year 2015, Copper Orange mencerminkan tujuan tersebut. Kekuatan transformatif warna akan membuat hari-hari Anda lebih luar biasa sekaligus meningkatkan dan memberi energi kepada komunitas urban Anda lebih dari sebelumnya,” jelas Jun.

Dulux telah hadir di kancah mode Indonesia sejak 2012 dengan bergabung di acara fashion terbesar di Indonesia, sekaligus turut mempengaruhi tren fashion di Indonesia. “Dengan berpartisipasi di IFW, kami dapat terus menginspirasi industri fashion dan kreatif melalui kekuatan transformasi warna, serta memberikan cara kreatif membuat hidup menjadi lebih berwarna,” tutup Jun.(bhc/yun)


 
Berita Terkait Fashion
 
Pengusaha Batik Besurek di Bengkulu Bertahan di Tengah Gempuran Zaman
 
10 Sekolah Fashion Ternama Indonesia di Grand Final You C1000 Fashion dan Make Up Contest
 
Desainer Indonesia Siap Pamerkan Kain Nusantara di Paris
 
Resmi Dibuka, Muffest 2019 Targetkan Transaksi Rp 45 Miliar
 
Muffest 2019, Gaungkan Identitas Busana Muslim Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]