Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Rusunawa
Dukung Pembangunan Rusun, Lurah Jatinegara akan Pindahkan Warga yang Bermukim di Bantaran Kali
2020-06-20 17:46:33

Lurah Jatinegara, Slamet Sihabudin.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait hunian di Jakarta akan dilanjutkan, terutama di Jakarta Timur. Pembangunan rumah susun sewa di Jakarta Timur sendiri akan dibangun rumah susun di bilangan Jatinegara dan Penggiling, Cakung.

Slamet Sihabudin SAP menyampaikan, jika rumah susun sewa (rusunawa) di Pulo Jahe rencananya dia akan menyarankan warga yang tinggal di bantaran kali Buaran pindah ke rusun. Atas pembangunan rusun tersebut dia mendukung penuh program pemerintah daerah tersebut.

"Insyaallah akan dilanjutkan kembali untuk ke depan ini kan proyek jangka panjang untuk memanusiawikan manusia karena di sini banyak warga yang menghuni bantaran kali," jelas Lurah Jatinegara, Jum'at (19/6).

Ia menambahkan, diperkirakan bangunan rusun yang digagas pemerintah daerah diperkirakan berjumlah 2 tower dan terdapat 700 unit. Saat ini, pembangunan rusun tersebut memiliki kendala akses jalan menuju lokasi pembangunan.

Sebab, dalam pembahasannya, alat berat proyek akan melintasi sekitar pemukiman warga di Perumahan Jatinegara Indah. Kata dia, alat berat akan melalui RW 05 dan 09 hal tersebut telah disosialisasikan sebelumnya terhadap warga sekitar.

"Rumah susun yang di Pulo Jahe ini rencananya 2 tower jumlah unit-nya kalau nggak salah 700 unit. Tadi saya sudah sampaikan terkait dengan perencanaan pembangunan rumah susun Pulo Jahe ini, kebetulan berada di RW 05 Jatinegara. Cuman ,ada dua alternatif jalan melewati Perumahan Jatinegara Indah lewat daripada sisi kali Buaran," ungkapnya.

"Ini awalnya sebelum perencanaan rumah susun sudah disosialisasikan dengan warga RW 09. Pada prinsipnya warga mendukung program daripada pemerintah daerah ini," papar Slamet.

Kemudian, Lurah Jatinegara melanjutkan terkait rapat mengenai rencana pembangunan rusun pun telah dilaksanakan berulang kali. Dia juga mengatakan, analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) termasuk dalam pembahasan diruang rapat.

Diketahui, rapat dilaksanakan di kantor Kelurahan Penggilingan dengan disaksikan oleh anggota DPRD DKI Jakarta, Sudin Bina Marga, Kasie DPRKP, Lurah Penggilingan, developer, LMK, dan pengurus RT/RW.

Slamet Sihabudin merinci, diperkirakan pertemuan dengan para dinas terkait sudah dilakukan perihal pembangunan rusun di Jakarta Timur.

"Ini kan kelanjutan daripada rapat dari dinas teknis di Abdul Muis karena dulu termasuk Amdal daripada rumah susun pulau jahe ini sudah semuanya dipersiapkan ini cuman akses yang ke depannya itu. Ini kalau nggak salah sudah hampir dari awal 5 kali rapat," tegasnya.(bh/dd)


 
Berita Terkait Rusunawa
 
Dukung Pembangunan Rusun, Lurah Jatinegara akan Pindahkan Warga yang Bermukim di Bantaran Kali
 
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Jelaskan Akses Jalan Alat Berat Proyek Rusun di Jaktim
 
Alternatif Jalan Yang Akan Dilalui Kendaraan Proyek Pembangunan Rusun di Cakung
 
Rusunawa untuk di Tinggali, Bukan untuk Tempat Usaha
 
Jawa Barat Bangun 4 Twin Blok Rusunawa Buruh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]