Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Duet Pelaku Penembakan Italia Chandra Kirana, Saiful dan Joki Sudah 4 Kali Aksi Kejahatan
2017-07-11 18:24:13

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan saat jumpa pers menunjukkan barang bukti Sejata Api pelaku di Mainhall Polda Metro Jaya, Selasa (11/7)..(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Joki pelaku penembak Italia Chandra Kirana Putri (23) pada 12 Juni 2017 di Perumahan Bugel Indah, Karawaci, Tangerang, bernama Sudirman alias Man bin Rohidi menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan yang humanis mempertemukan orangtua korban Italia, ayah Ferry Chandra (56) dan ibu Sugiarti (55) dengan Sudirman (21) joki pelaku penembakan di ruang kerja Polda Metro Jaya.

Ketika pertemuan antara Sudirman dan orangtua Italia. Ibu korban mengatakan memaafkan pelaku dengan nada sedih, biar Polisi yang memberikan hukuman yang seberatnya.

Sementara itu, ayah korban dengan jari membentuk pistol mengatakan kalau bisa di dor saja, tetapi Kapolda dengan sabar menenangkan ayah korban Italia. Sedangkan Sudirman menyampailan minta maaf kepada keluarga korban.

Saat rilis, Kapolda menyampaikan duet pelaku penembakan Saiful dan joki Sudirman, sudah melakukan aksi kejahatan sebanyak 4 kali.

"Pelaku sudah mengstarter motor yang hendak dicuri, tetapi roda motor tersebut dirantai," ujar Irjen M. Iriawan di Mainhall Polda Metro Jaya, Selasa (11/7).

Selanjutnya Kapolda menjelaskan, ketika mendengar suara motor, pertama Italia teriak dan mengejar pelaku. Kedua, Italia masuk kembali ke dalam rumah mengambil sapu untuk memukul pelaku. Tetapi pelaku mengambil senjata api, lalu menembak Italia.

Saat ini polisi masih menyelidiki asal usul senjata api rakitan tersebut.

Sementara itu, menurut Wadirkrimum AKBP Didik Sugiarto menyampaikan bahwa Sudirman sembunyi di ladang daerah Lampung berjarak sekitar 1 jam dari rumahnya.

"Ketika Sudirman mengetahui informasi dan himbauan terhadap pelaku penembakan Italia agar menyerahkan diri. Melalui kepala desa setempat Sudirman menyerahkan diri kepada pihak polisi," ungkap Didik.

Informasi sebelumnya, eksekutor pelaku penembakan Italia bernama Syaiful (25) tewas ditembak karena melawan petugas saat hendak ditangkap di Lampung Selatan, Minggu (9/7).(bh/as)


 
Berita Terkait Pembunuhan
 
Update kasus kematian dosen Untag Semarang, AKBP Basuki jadi tersangka
 
Reka Ulang Kasus Anak Majikan Bengkel Pukul Korban dengan Palu hingga Tewas, Ada 18 Adegan
 
Polda Metro Tangkap 2 ART Pelaku Tindak Pidana 340, 338 dan 368 KUHP
 
Fakta Baru Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Kuat 3 Korban Diracun Bukan Keracunan
 
Perkara Pembunuhan Brigadir J, Terdakwa Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]