Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Napi Kabur
Dua Tahanan Kejari Medan Kabur
Monday 18 Mar 2013 17:30:14

Ilustrasi Penjara (Foto: Ist)
MEDAN, Berita HUKUM - Kasus kaburnya tahanan narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Medan, menuai kecaman terhadap kinerja Kepala Kejaksaan Negeri Medan Bambang Riawan Pribadi.

Menurut Sofyan Taufik SH (Praktisi hukum muda), Minggu (17/3), “Dalam kasus ini harus ada pihak-pihak yang bertanggungjawab, saya menilai ini merupakan suatu bentuk kelalaian dan harus dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Lanjut Sofyan, bahwa kejadian ini bukan merupakan suatu musibah, tetapi adalah kelalaian seandainya pengamanan dan penjagaan telah sesuai dengan protap, tentunya hal ini kecil kemungkinan untuk terjadi.

Menurut Noor Rachmad (Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara), mengakui akan mengevaluasi kinerja Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Negeri Medan sdr. Bambang Riawan Pribadi terkait dua kali tahanan berhasil kabur, bahkan jabatan Kajari Medan terancam dicopot, rencananya tim Pengawasan Kejaksaan akan melakukan pemeriksaan terhadap Kajari Medan.

Dua tahanan yang kabur yaitu terdakwa Dedi Syahputra alias Milo, alamt Jalan Bromo, Gang Silatuhrami, Medan dalam kasus shabu, terdakwa Dedi kabur beberapa hari lalu sesaat sebelum di sidang di Pengadilan Negeri Medan.

Kemudian terdakwa Sharen Patricia adalah bandar sabu kabur pada 18 September 2012 lalu, saat menunggu bus tahanan dari Lapas yang akan membawa terdakwa lain ke PN Medan.(sun/kjs/bhc/opn)


 
Berita Terkait Napi Kabur
 
• Kakanwil dan Kadiv PAS Banten Dicopot terkait Napi Kabur
 
• Kaburnya Napi WNA China dari Lapas Tangerang Banyak Kejanggalan, Perlu Diinvestigasi Mendalam
 
• Napi WNA Cina Bandar Narkoba Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang
 
• Kaburnya Napi Rutan Sialang Sudah Direncanakan, Menkumham: Daripada Ditangkap, Segera Menyerahkan Diri
 
• Saat akan Jalani Sidang Tuntutan, Tahanan Wanita Hamil 6 Bulan Kabur dari PN Samarinda
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]