Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Irak
Dua Bom di Irak Menewaskan Puluhan Jiwa
Tuesday 28 Oct 2014 08:37:56

Militer Irak ikut serta pada operasi kemanan terhadap ISIS di Jurf al-Sakhar.(Foto: twitter)
BAGHDAD, Berita HUKUM - Paling tidak 34 orang tewas dan puluhan lainnya terluka karena dua ledakan bom di ibu kota Irak, Baghdad. Serangan pertama terjadi ketika seorang pembom bunuh diri menabrakkan sebuah kendaraan militer Humvee ke pos pemeriksaan di selatan Baghdad, menewaskan paling tidak 24 orang, kata sejumlah pejabat Irak.

Serangan kedua adalah pemboman mobil di dalam Baghdad yang menewaskan paling tidak 10 orang.
Ratusan orang tewas karena sejumlah serangan bom di Irak dalam beberapa bulan terakhir.

Pos pemeriksaan tempat ledakan pertama terjadi berada di dekat kota Jurf al-Sakhar, sekitar 50 km selatan Baghdad.
Ledakan menargetkan kekuatan keamanan Irak dan milisi Syiah yang menjaga pos pemeriksaan.

Humvee yang dipakai dalam serangan itu kemungkinan didapat dari pasukan pemerintah, kata sejumlah laporan.
Para penyerang diduga anggota kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, yang harus menyerahkan kekuasaan atas kota tersebut kepada pasukan pimpinan pemerintah pada akhir minggu.

Belum jelas pihak yang bertanggung jawab atas pemboman kedua, yang terjadi di dekat pertokoan dan rumah makan di daerah Karrada, Baghdad.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Irak
 
• PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
 
• Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
 
• Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
 
• Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
 
• AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]