Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Mudik
Ditlantas dan Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya Melakukan Tes Urine Ratusan Sopir Bus
2017-06-22 18:32:52

Ditlantas dan Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya melakukan tes urine terhadap ratusan sopir bus AKAP di Terminal Pulo Gebang,(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) dan Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Metro Jaya melakukan tes urine terhadap ratusan sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Hal itu dalam rangka mewujudkan mudik aman dan nyaman kepada warga Jakarta yang hendak pulang ke kampung halaman.

Direktur Lalu Lintas (Dir Lantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Panggara mengatakan ada sebanyak 200 sopir bus yang diperiksa kesehatannya, khususnya terkait penggunaan narkoba dan alkohol.

"Berbagai upaya pemerintah mengamankan pemudik ada dengan program mudik bareng. Tapi yang paling utama ya pengemudinya itu," ujar Halim Panggara di Terminal Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/6).

Dir Lantas melanjutkan, kegiatan yang merupakan bagian dari Ops Ramadaniya Jaya 2017 itu telah dilakukan sejak 19 Juni 2017 dan akan terus digelar secara acak hingga 4 Juli 2017. "Ini kita kalau tiap hari akan ketahuan jadi dari Polda sendiri cari waktu. Kalau dari BNNP DKI cek setiap hari di terminal," jelasnya.

Senada dengan Dir Lantas, Dir Resnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta menuturkan, pengecekan urine tidak hanya dilakukan di Terminal Pulo Gebang. Yang paling diperhatikan adalah terminal besar yang menyediakan bus keluar kota seperti salah satunya Terminal Kampung Rambutan.

"Kita melakukan tes urine pada pegendara yang akan berangkat khususnya pengemudi AKAP. Kita pastikan setiap pengendara dalam kondis sehat. Pengemudi harus selalu meyakinkan dirinya bebas narkoba dan bertanggung jawab terhadap penumpang," papar Nico.

"Awak bus yang terbukti positif menggunakan dan menyimpan narkoba usai tes urine, akan ditindak secara hukum," tegas Nico.

Tergantung dari barang buktinya, bila barang bukti ditemukan diatas satu gram untuk shabu kemudian ada ganja pasti kami proses, harus diproses sampai pidana. sedangkan nanti apabila ditemukan hanya sisa pakai atau barang bukti dibawah ketentuan maka maka yang bersangkutan harus dikirim ke rumah sakit rehabilitasi," katanya.

Dir Resnarkoba menyebutkan, operasi serupa juga akan dilakukan di beberapa stasiun, pelabuhan dan bandara. "Jadi, tidak hanya pengemudi bus saja, mungkin nanti juga kepada pilot, masinis, dan nahkoda karena mereka bertanggungjawab kepada para penumpang," pungkasnya.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Mudik
Bicara Mudik, Fadli Zon: Banyak Keluhan Tiket Pesawat Mahal, Tol Mahal
Komisi V Tinjau Kesiapan Pemerintah Antisipasi Mudik Lebaran
Kapolri: Secara Umum Arus Mudik Sekarang Sudah Lancar dan Jauh Lebih Baik
Polda Metro Jaya akan Menindak Tegas Aksi Kejahatan Selama Mudik Lebaran
H-5 Idul Fitri, Kabid Humas dan Dirlantas PMJ Melakukan Pemantauan Jalur Mudik
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
Forum Kerjasama Agribisnis Indonesia-Singapura Tingkatkan Ekspor Hortikuktura
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Drama MRT dan 'Undertable Transaction'
Pemerintah Didesak Lakukan Upaya Nyata Atasi Masalah Sampah Plastik
Pengelolaan Dana Desa Masih Bermasalah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Pertemuan Prabowo - Jokowi, Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!
Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung
KPK Tetapkan Gubernur Kepri Tersangka Dugaan Suap Proyek Reklamasi Pulau
Kubu Prabowo Ajukan Permohonan Kedua Ke MA, Begini Ceritanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]