Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Ramadhan
Ditlantas PMJ Melakukan Pemetaan Titik Rawan Kemacetan Salama Ramadhan
2018-05-17 22:01:16

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf saat memberikan penjelasan kepada para wartawan
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Ditlantas PMJ) memetakan titik rawan kemacetan dan menambah personel salama bulan Ramadhan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf menyampaikan pihaknya telah memetakan titik rawan kemacetan selama bulan Ramadhan dan telah menyiapkan penambahan personel untuk mengatur lalu lintas.

"Kami petakan per minggu. Pada minggu pertama Ramadhan, kami prediksi tidak terlalu macet karena mereka pada buka puasa di rumah, sahur di rumah dan shalat tarawih di rumah," ujar Yusuf, Kamis (17/5).

Lanjut Yusuf, pada minggu kedua titik kemacetan diprediksi terjadi di sekitar gedung-gedung perkantoran dan kawasan kuliner.

"Karena biasanya pada minggu-minggu itu banyak yang menggelar acara buka puasa bersama," katanya.

Menurut Yuduf, pada minggu ketiga kemacetan akan terjadi di sekitar pusat perbelanjaan. Ia memprediksi, di minggu ketiga warga mulai mempersiapkan busana, makanan, dan kebutuhan lain untuk Lebaran.

Sedangkan pada minggu keempat, pihaknya akan memperkuat pengamanan di sejumlah stasiun, terminal, bandara, dan jalur mudik.

"Di minggu terakhir kami akan pusatkan pengamanan di titik kumpul mudik. Kami prediksi pusat kemacetannya di situ," jelasnya.

Selanjutnya, kami akan menambah sekitar 20 persen personel pengamanan pada bulan Ramadhan.(bh/as)


Share : |

 
Berita Terkait Ramadhan
Dampak Positif Puasa Bagi Kesehatan
Dukung Program 'Ayo Berbagi', Unit Lantas Polsek Genuk Bagikan Takjil Gratis
'Ramadhan Berbagi', Unilever dan Baznaz Bantu Pulihkan Lombok, Palu, dan Donggala
Kapolda Metro Jaya Gelar Silahturahmi dan Bukber Sama Wartawan dan Netizen
Polda Metro Jaya akan Menindak Tegas Acara SOTR di Jakarta
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dana BOS Triwulan ke II 2019 Sudah Cair untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]