Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Pilpres
Disebut Layak Maju Pilpres, Firli: Mohon Jangan Ganggu Saya dengan Wacana Capres
2022-03-07 21:22:35

Ketua KPK, Firli Bahuri.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri digadang-gadang bisa menjadi calon alternatif dalam bursa pemilihan presiden dan wakil presiden 2024. Hal ini dikarenakan semakin banyak dukungan dari berbagai elemen masyarakat terhadap dirinya.

Dukungan terhadap Firli ini datang dari sejumlah elemen masyarakat bawah di berbagai daerah, misalnya kelompok tani, nelayan, pegiat UMKM, kaum milenial, hingga kalangan pelajar dan santri turut mendorongnya untuk mengisi kepemimpinan nasional.

"Saya kira layak dipertimbangkan. Bisa menjadi salah satu opsi di luar nama-nama yang sudah lama beredar," kata Direktur Dimensi Research and consulting, Imam Darmadi melalui keterangan tertulis, Senin (7/3).

Menurutnya, latar belakang Firli sebagai penegak hukum dan Ketua KPK punya daya tawar tersendiri. Ia akan jadi pembeda dari nama-nama yang sering disebut dalam survei yang berasal dari elit partai, pejabat eksekutif atau kepala daerah.

"Tentu semua perlu diuji. Jika dukungan itu terus meluas, tak terbendung, sangat mungkin masuk radar partai politik," tegasnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Ketua KPK Firli Bahuri enggan berkomentar lebih jauh. Ia hanya menegaskan bahwa saat ini dirinya ingin fokus pada tugas pemberantasan korupsi.

"Mohon jangan ganggu saya dengan wacana Capres. Saya hanya ingin fokus mengabdi, menyelesaikan tugas saya sebagai Ketua KPK," tegasnya.

Jawaban Firli tampak konsisten dengan pernyataan sebelumnya. Saat bermunculan suara yang memintanya maju Pilpres 2024, ia justru minta masyarakat tidak menyeret namanya ke dalam isu Pilpres. Terlebih masalah pencalonan merupakan ranah partai politik.

"Firli Bahuri bukan politisi. Dia hanya kerja untuk membebaskan NKRI dari praktik korupsi," tegas Firli seperti diberitakan beberapa waktu lalu.

Alih-alih berupaya memperluas dukungan, Firli merasa dirinya hanya orang kampung yang tidak paham politik praktis.

Mendukung Firli

Seperti yang diketahui, gelombang dukungan terhadap Firli terus mengalir. Yang terbaru, deklarasi dukungan dinyatakan oleh Serikat Petani Depok dan kelompok masyarakat wilayah Pantai Utara Subang-Indramayu.

"Kami sebagai masyarakat kota Depok berkeyakinan Pak Firli Bahuri pantas menjadi presiden. Korupsi akan bisa diperangi, korupsi akan berkurang jauh, bahkan mungkin korupsi akan hilang dari bumi Indonesia," kata Ketua Serikat Petani Depok Pardi Dongkal saat deklarasi dukungan di Tugu Patung Tani, Kelurahan Sukatani, baru-baru ini (5/3).

Umumnya, mereka menilai Firli sosok yang tegas, berintegritas, berani, serta tegak lurus dalam kerja pemberantasan korupsi.

Firli juga dinilai berhasil menjalankan perannya sebagai orkestrator yang mengordinasi lembaga hukum dan pemerintah dalam upaya mengendalikan dan memerangi korupsi.(bh/ams)


 
Berita Terkait Pilpres
 
Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]