Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Bank BJB
Dirut dan Komisaris Utama Bank BJB Diperiksa Kejaksaan
Tuesday 27 Aug 2013 23:07:36

Kapuspenkum Kejagung, Setia Untung Arimuladi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Republik Indonesia dalam perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan satuan unit ruangan kantor Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB Persero) T-Tower, di Jalan Gatot Subroto, kembali melakukan pemanggilan dan pemeriksaan para saksi.

"Dugaan tindak pidana korupsi BJB terkait T-Tower, diperiksa 3 Saksi dari BJB di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat yang pada pokoknya terkait dengan kebijakan saksi-saksi dalam menyetujui pemesanan maupun pembelian, penyidik memeriksa Direktur Utama BJB Bien Subiantoro," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Setia Untung Arimuladi kepada Wartawan, Selasa (27/8) di Jakarta.

Dijelasan Untung lagi bahwa Zainal Aripin selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko ikut diperiksa, serta terkait pelaporan-pelaporan dari pemesanan dan pembelian, diperiksa Agus Ruswendi selaku Komisaris Utama untuk Satuan Unit Ruang Kantor di T-Tower Jl.Gatot Subroto Kav.93 Jkt dr PT.Comtadino Lintasnusa Perkasa.

Bermula kasus ini saat Bank BJB bermaksud membeli gedung untuk kantor cabang khusus di Jakarta pada 2006, dan Bank Indonesia sudah menyetujui pengadaan kantor tersebut serta telah mengucurkan dana Rp 200 miliar.

Namun hingga kini pembelian tersebut tidak jelas, sehingga negara dirugikan sebesar Rp200 M. Kendati demikian Kejagung hingga saat ini belum menetapkan tersangka baru dan kembali melakukan penyitaan aset, guna mengembalikan kerugian negara.

Adapun tersangka dalam kasus ini, untuk sementara ada 2 orang, yaitu Direktur PT Comradindo Lintasnusa Perkasa, Triwiyasa dan Kepala Divisi Umum BJB Wawan Indrawan.(bhc/mdb)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Kasus Bank BJB
Kasus BJB Seakan Tiada Habisnya, Kejaksaan Panggil 12 Saksi
Kasus T-Tower Bank BJB, Penyidik Kejagung Kembali Periksa Tersangka Triwiyasa
Direktur PT CIP Kembali Diperiksa Terkait Kasus Kredit BJB
Penyidik Kejagung Belum Mampu Hadirkan 2 Saksi Kasus BJB
5 Bulan Jalani Perawatan, Elda Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Deklarasi Korps Alumni KNPI Dihadiri Tiga Menteri
Menyelamatkan Hutan Kita dengan Moratorium
Discovery Hotel & Convention Ancol Berpartisipasi di Earth Hour 2015
ARB: Wakapolri Harus Tindak Aksi Premanisme di Fraksi Golkar
Kebijakan Pemerintah Soal Gula Tidak Konsisten
Komisi E: Apa Hebatnya Ahok Dibikinin Buku?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
ARB: Wakapolri Harus Tindak Aksi Premanisme di Fraksi Golkar
Azis Syamsuddin Bakal Deklarasikan Korps Alumni KNPI
Mahasiswa Jakarta dan Yogya Gelar Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM
Denny Indrayana Tersangka, Peneliti dan Aktivis: 'Kami Percaya Denny'
Aktor, Presenter Olga Syahputra Meninggal Dunia
Kapolda Aceh Musnahkan Narkoba Hasil Tangkapan Polres Aceh Tamian
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer | Buku Tamu

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]