Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
TELKOM
Direktur Telkom dan Telkomsel Komitmen Bangun Ekosistem DNA yang Sehat
Thursday 26 Jul 2012 00:36:55

Ilustrasi, Logo Telkom dan Telkomsel (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Utama Telkom Indonesia Arief Yahya bersama Direktur Utama Telkomsel Alex Sinaga menyatakan bahwa Telkom Group siap membangun ekosistem Device-Network-Application (DNA) yang sehat guna menghadirkan teknologi broadband dengan kualitas terbaik di Indonesia. Komitmen ini merupakan bentuk keseriusan Telkom Group untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju dalam bidang industri telekomunikasi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat executive meeting dengan Co-Founder Apple Steve Wozniak di Jakarta, beberapa waktu lalu. Selama hampir 2 jam, Steve Wozniak membahas tentang perkembangan industri teknologi komunikasi dan informasi di dunia. "Kreasi device saat ini begitu mencengangkan, mulai dari pengoperasian dengan indra pengelihatan, indra peraba, hingga yang akan datang, yakni pengoperasian melalui indra penciuman."

Ekosistem DNA di Indonesia saat ini sedang dalam tahap pengembangan dan masih membutuhkan investasi besar agar dapat terealisasi secara ideal. Sedangkan untuk di negara maju, ekosistem DNA sudah terbentuk karena mereka telah menginvestasikannya sejak lama.

Menurut Arief Yahya, "Telkom Group optimis mampu mewujudkan ekosistem DNA yang seimbang guna mewujudkan tatanan teknologi komunikasi terdepan dan berkualitas bagi bangsa Indonesia. Untuk membawa Indonesia sebagai negara maju di dunia, maka penerapan teknologi broadband dalam skala besar menjadi pilihan terbaik buat indonesia dan Telkom Group siap selalu menjadi yang terdepan."

Elemen Device-Network-Application di Indonesia saat ini belum menunjukkan keseimbangan. Di satu sisi, kondisi network yang ada masih memerlukan pembenahan agar lebih optimal. Sedangkan di sisi lain, aspek device dan application sudah semakin berkembang ke arah penerapan teknologi yang lebih maju.

"Ekosistem DNA yang sehat dan seimbang akan mampu menghadirkan peradaban teknologi bangsa yang maju, yang berdampak secara langsung bagi kemajuan negara Indonesia," ujar Alex Sinaga pada kesempatan yang sama.

Telkom Group, termasuk Telkomsel di dalamnya, yakin pembangunan ekosistem teknologi broadband yang sehat akan mampu terwujud karena telah memiliki fondasi infrastruktur yang kuat. Telkomsel sendiri memiliki visi ke depan untuk membangun 100 broadband city di Indonesia hingga akhir tahun 2012 dan 340 broadband city hingga akhir tahun 2015. (bhc/rls/rat)


 
Berita Terkait TELKOM
 
JARAK: Proyek Server Infrastructure Supply Seret Eks Direktur Enterprise dan Business Service Telkom
 
Digi Summit 2016, Telkom Group Kian Fokus Garap Bisnis Digital Indonesia
 
Polisi Amankan 9 Pelaku Pembobol Bandwidth Telkom
 
Layanan Buruk, Pelanggan Indihome PT Telkom Kecewa Berat
 
Kerja Sama Telkom dan Singtel Langgar UU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]