Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Dinkes Aceh Timur Gelar Sosialisasi Advokasi Filariasis
Thursday 10 Oct 2013 17:52:48

Asisten II Setdakab Aceh Timur Amiruddin NN saat menandatangani nota kesepahaman pengobatan massal disela-sela Advokasi dan Sosialisasi Program Eliminasi Filariasis dalam Rangka Pemberian Obat Massal Pencegahan (POMP) Filariasis 2013 di Aula Dinkes Aceh Timur di Idi, Kamis (10/10).(Foto: BeritaHUKUM
ACEH, Berita HUKUM - Dinas Kesehatan Aceh Timur menghadirkan Prof. DR. Mohammad Sudoso dari Kementerian Kesehatan RI Jakarta pada acara Sosialisi Advokasi dan Sosialisasi Program Eliminasi Filariasis (Penyakit Kaki Gajah).

Sosialisasi tersebut dalam Rangka Pemberian Obat Massal Pencegahan (POMP) Filariasis 2013, Kamis (10/10) di Aula Dinkes Aceh Timur," Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur H Kamarullah SKM M.Kes dalam laporannya mengatakan, penderita penyakit filariasis mencapai 47 kasus yang tersebar dibeberapa kecamatan.

Harapan kita ke depan salah satu penyakit tertua di dunia ini tidak bertambah, Bahkan Kementerian Kesehatan RI menargetkan tahun 2020 penyakit tersebut tidak lagi terulang di Aceh Timur," sebut H Kamarullah.

Kegiatan sosialisasi tersebut digelar sehari penuh dengan peserta para camat dan kepala puskesmas serta jajaran Rumah Sakit (RS) yang ada di Aceh Timur seperti RSUD Idi, RS Rehab Medik dan RSU Graha Bunda.

Sementara Asisten II Setdakab Aceh Timur, Amiruddin NN dalam sambutan mengatakan, pihak Pemkab siap mengalokasikan dana tambahan untuk pengobatan massal 400.000 lebih penduduk di Aceh Timur. “Namun dalam hal ini Dinkes harus mengusulkan ke Pemkab untuk di anggarkan, namun untuk alokasi di APBK-P sudah tidak memungkinkan lagi, sebab APBK-P sudah final,” sebut Amiruddin.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]