Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Din Syamsuddin Dipastikan Jadi Khotib Sholat Idul Fitri di Alun-Alun Utara Yogyakarta
Thursday 16 Jul 2015 17:16:38

Ilustrasi. Ketua Umum Muhammadiyah yang memiliki nama lengkap Prof. Dr. KH. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA, yang juga sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat, (MUI).(Foto:
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah menetapkan awal Syawal 1436 H yang akan jatuh pada hari Jumat 17 Juli 2015. Hal disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas didampingi Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar dalam konferensi pers mengenai pernyataan resmi penentuan awal 1 Syawal 1436H, di gedung PP Muhammadiyah, Jl. Cik Di Tiro No.23, Yogyakarta, Selasa (7/7) lalu.

Pada Perayaan Idul Fitri 1436 H/2015 M di Kota Yogyakarta yang Akan berlangsung pada, Jumat (17/7) besok dipusatkan di Alun-alun Utara Kota Yogyakarta, akan dihadiri oleh ribuan umat Islam dan akan tampil sebagai khotib Shalat Ied, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin "Mendaki Jalan Ketakwaan, Meraih Hidup Berkemajuan".

Din, tentunya akan memberikan tema materi Khutbah Idul Fitri dengan Gerakan Pencerahan menuju Indonesia Berkemajuan. Dikarenakan Muhammadiyah akan menyambut Muktamar 47 Muhammadiyah di Makassar pada tanggal 3 – 7 Agustus 2015. Judul Khotbah Idul Fitri Din Syamsudin.

Selepas sholat Idul Fitri, Din Syamsuddin akan beranjak menuju kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta, untuk membuka Silaturahim Akbar Keluarga Besar Muhammadiyah. PP Muhammadiyah mengajak umat muslim untuk hadir dalam Silaturahim yang akan digelar esok Jumat (17/7) mulai pukul 09.00 pagi.(dzar/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]