Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Muhammadiyah
Din: Muhammadiyah Tidak Akan Terlibat Politik
Friday 16 Nov 2012 00:45:11

Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin.(Foto: BeritaHUKUM.com/riz)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menegaskan bahwa Muhamamdiyah tidak dalam posisi mendukung atau tidak mendukung salah satu calon yang akan bertarung di pemilihan Presiden Indonesia 2014.

"Dalam kaitan dengan syukuran milad yang akan datang, sama sekali tak terpikirkan mau dipakai untuk penggalangan massa, karena Muhamdiyah bukan parpol, tidak terlibat dalam politik kepartaian, kekuasaan, maka saya sudah jelaskan tidak pada posisi bisa mendukung atau tidak mendukung," tegasnya di Jakarta, Kamis (15/11).

Namun, dia menegaskan, pihaknya berkepentingan dalam menegakkan moral dalam politik. "Sebagai organisasi dakwah, memang Muhamdiyah berpolitik moral, memberikan judicial review terhadap UU Migas, adalah amal, politik moral. Yang dilakukan Muhammadiyah yang saya sebut sebagai jihad konstitusi," jelasnya.

Menurutnya, mengenai posisinya sebagai pribadi tidak mudah untuk menjelaskannya. "Saya pribadi, saya agak susah saya jelaskan karena ada yang percaya dan tidak percaya, saya tidak PD (percaya diri) untuk mempersiapkan diri dan kemudian mencalonkan diri, baik sebagai calon presiden maupun wapres," jelasnya, seperti yang dikutip dari jurnas.com.

Menurutnya, keinginan menjadi seorang presiden itu sifatnya manusiawi. "Jadi manusiawi. Artinya saya tidak ingin katakan bahwa tidak punya keinginan, toh anak-anak SD juga punya keinginan. Tapi perlu saya tegaskan, sebagai Ketua Umum PP Muhamdiyah, saya merasa bersyukur dapat amanat sebagai presiden Muhamdiyah hingga saat ini. Saya juga punya jabatan presiden lain, yaitu presiden Konferensi Asia agama untuk perdamaian," jelasnya.(jns/bhc/opn)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]