Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Prabowo Subianto
Dihadiri 500 CEO, Prabowo Jadi Pembicara Utama di Singapura
2018-11-28 12:08:24

Gagasan disampaikan @prabowo di acara "The World in 2019" Gala Dinner : Prabowo-Sandi akan membawa stabilitas, kepastian hukum, keadilan, pemerintahan moderen yang bersih, situasi terbaik bagi pemimpin usaha untuk menciptakan pekerjaan yang layak bagi rakyat Indonesia...(Foto: twitter/@ferizandra)
SINGAPURA, Berita HUKUM - Calon Presiden Republik Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto menjadi pembicara utama dalam acara The World in 2019 Gala Dinner yang diselenggarakan The Economist di Hotel Grand Hyatt Singapura, Selasa (27/11).

Dalam kesempatan itu, Prabowo berbicara sebagai Ketua Umum Partai Gerindra dan kandidat Presiden Republik Indonesia 2019.

"Beliau diundang dalam kapasitasnya sebagai kandidat Presiden RI dan Ketua Umum Partai Gerindra," ujar Direktur Hubungan Internasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Irawan Ronodipuro melalui keterangan tertulisnya, Selasa (27/11).

Irawan juga menjelaskan, setidaknya lebih dari 500 orang yang mendaftar dan hadir dalam acara ini. Dan kebanyakan audiens yang hadir berprofesi sebagai pengambil kebijakan di sektor perbankan dan sejumlah CEO perusahaan-perusahaan besar.

"Audiensnya mencapai lebih dari 500 orang. Mereka rata-rata Bankers, Investment Bankers, dan Intitutional Investors, pendiri perusahaan besar," terangnya.

Irawan juga menjelaskan, untuk dapat mengikuti acara ini, audiens dikenakan biaya sebesar SG$ 1.600. "Tadi sebelum memberikan testimoninya, Pak Prabowo juga duduk bersebelahan dengan pendiri dari Grab Southeast Asia's, Anthony Tan," tandasnya.

Sebelum acara tersebut, Prabowo juga sempat dijamu langsung oleh Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean di sela lawatannya di Singapura.

Selain dengan Teo Chee Hean, Prabowo pertemuan di Hotel Grand Hyatt tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Chan Chun Sing serta Menteri Senior bidang Hubungan Luar Negeri dan Pertahanan Singapura, Maliki Osman.

Bahkan, sehari sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga sempat diundang oleh PM Singapura Lee Hsien Loong di Istananya. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo membahas beberapa hal, salah satunya mengenai kebijakan ekonomi yang akan disampaikannya pada acara The Economist World in 2019 Gala Dinner.

Prabowo juga mengatakan, Melihat ke depan hingga 2019 dan pemilihan umum, Prabowo Subianto, Ketua Gerindra dan calon Presiden Indonesia nomer urut 02 Prabowo mengatakan, "Saya berharap untuk perubahan yang damai, bahwa kehendak rakyat Indonesia akan didengar dan demokrasi akan terbukti berhasil."

"Pemerintah yang bersih dan demokratis sangat penting dan apa yang dibutuhkan Indonesia, itu adalah kegagalan elit Indonesia yang belum diraih oleh negara." - Prabowo Subianto,(E/dob/cnbcindonesia/bh/sya)



Share : |

 
Berita Terkait Prabowo Subianto
Pak Prabowo, Belum Melawan Kok Sudah Bubar Jalan?!
Warisan Yang Akan Ditinggalkan Prabowo Untuk Indonesia
Capres Prabowo Melakukan Ziarah ke Makam Ayahnya
Tiba di Situbondo, Prabowo Langsung Ziarah Makam Pendiri Nahdlatul Ulama KHR As'ad Syamsul Arifin
Manifesto Politik Prabowo, Indonesia Kuat dan Berwibawa
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Please, Jangan Bermain-main dengan Isu Ustadz Abdul Somad
Gerindra: Siklus Pembiayaan Utang dengan Berutang Harus Segera Diatasi
Catatan Pemilu Jadi Tekad Perbaikan Pemilihan 2020
Pemerintah Diminta Prioritaskan Pekerja Lokal
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
Belum Saatnya Memindahkan Ibu Kota
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Please, Jangan Bermain-main dengan Isu Ustadz Abdul Somad
Gerindra: Siklus Pembiayaan Utang dengan Berutang Harus Segera Diatasi
PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?
Ketua DPR Imbau Semua Pihak Tahan Diri Terkait Papua
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]