Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Diduga Dendam, Pemuda ABG Tewas dibunuh Saat Hujan di Cilincing
2017-01-16 19:41:09

Tampak korban pemuda berinisial TM (17) serta tim petugas Polsek Cilincing di lokasi kejadian,(Foto: BH /hbl)
JAKARTA, Berita HUKUM - Diduga karena persoalan dendam, seorang pemuda berinisial TM (17), ditusuk hingga tewas saat tengah hujan di Jalan Kalibaru Barat IV RT 003/007, N0. 58, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (16/1), sore, sekitar Pukul 16:00 WIB.

Korban ditemukan warga tergeletak bersimbah darah dengan luka tusuk di leher bagian belakang. Tidak ada yang mengetahui kejadian penusukan itu, namun ada salah satu rekan yang berisinial DW (16), sempat melihat salah satu pelaku menghabisi nyawa korban.

DW mengenal korban kurang lebih baru satu minggu di sebuah warnet yang jaraknya tidak jauh dari rumah DW. Sementara, tempat tinggal korban satu pun warga tidak ada yang mengetahuinya.

"Kami sendiri juga tidak tau persis tempat tinggalnya. Kami baru melihatnya dalam satu minggu ini sering bermain dengan anak-anak muda disini. Tapi yang saya dengar dia (korban) tinggal di wilayah Kalibaru Timur," ucap DW saat hendak dibawa petugas Polsek Cilincing sebagai saksi, Senin (16/1).

Menurut warga setempat, belakangan ini korban sering terlihat mendatangi rumah DW. Bahkan tak jarang mereka sering bersama-sama main di warnet.

"Paginya korban sempat bermain warnet dan itu pun tidak lama dia (korban) pergi bermain bersama beberapa teman-teman lainnya. Tapi sorenya kami mendadak kaget kaena secara tiba-tiba mendengar korban dibunuh," ucap salah satu warga setempat, yang engan menyebutkan namanya.

Kapolsek Cilincing, Kompol Ali Zusron, SH bersama jajaran yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan insiden penusukan hingga tewasnya korban itu bermotifkan dendam. Luka yang dialami korban di bagian leher, lanjutnya, itu akibat benda tajam.

"Mengenai pelakunya baru diketahui satu orang yang berinisial DF. Dan sementara ini kasus tersebut dalam proses penyelidikan. Mudah-mudahan saja pelakunya akan segera kami tangkap," ujar Zusron.

Zusron menambahkan saat kejadian, hampir semua warga setempat berada di dalam rumah karena kondisi cuaca saat itu tengah hujan, sehingga tak ada satu pun warga yang melakukan pertolongan terhadap korban. "Taunya warga, korban tersebut sudah ditemukan tewas," ucapnya.(bh/hbl)


 
Berita Terkait Pembunuhan
 
Update kasus kematian dosen Untag Semarang, AKBP Basuki jadi tersangka
 
Reka Ulang Kasus Anak Majikan Bengkel Pukul Korban dengan Palu hingga Tewas, Ada 18 Adegan
 
Polda Metro Tangkap 2 ART Pelaku Tindak Pidana 340, 338 dan 368 KUHP
 
Fakta Baru Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Kuat 3 Korban Diracun Bukan Keracunan
 
Perkara Pembunuhan Brigadir J, Terdakwa Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]