Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kecelakaan Lalu Lintas
Diduga Akibat Lalai Dalam Mengemudi Mobil M Rafsanzani Duduk Sebagai Terdakwa
2020-09-08 20:08:01

Saksi Korban Evan Abel (16) saat memberikan keterangannya pada Hakim di sidang pada Kamis (4/9). (Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Diduga lalai dalam mengemudikan kendaraan bermotor miliknya sehingga nebgakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban mengalami luka dan kerusakan kendaraan milik korban hingga tidak ada perdamaian, sehingga mengantarkan M Radsanzani Suhada sebagai terdakwa dan duduk di kursi pesakitan Pengadilan Samarinda.

Sidang lanjutan dengan jaksa pengganti Gilang Gemilang, SH dari Kejaksaan Negeri Samarinda pada, Kamis (5/9) menghadirkan korban Saksi Evan Abel (16), dalam menjawab pertanyaan majelis hakim mengatakan bahwa akibat kejadian tersebut dirinya mengalami pergeseran sendi panggul dan patah tulang sendi panggul kanan, luka pada lengan kanan bawah, luka memar pada rahang bawah. dada sebelah kanan, perut sebelah kanan, jari ketiga kanan dan paha kanan.

Apakah akibat kejadian tersebut apa saksi mengalami luka, tanya ketua majelis hakim.

"Akibat kejadian tersebut saya mengalami pergeseran sendi panggul dan patah tulang sendi panggul kanan, luka pada lengan kanan bawah, luka memar pada rahang bawah. dada sebelah kanan, perut sebelah kanan, jari ketiga kanan dan paha kanan," jelas saksi korban Evan.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim R. Yoes Hartyarso, SH. MH, didampingi Nugrahini Meinastiti, SH dan Budi Santoso, SH sebagai hakim anggota dengan Jaksa Penuntut Umum Melati Warna D, SH dari Kejaksaan Nergeri Samarinda, dalam dakwaannya mengatakan bahwa M Rafsanzani Suhada pada hari Senin tanggal 24 Februari 2020 sekitar pukul 06.05 Wita bertempat di Jalan KH Wahid Hasym I Kel;urahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda.

Terdakwa dengan mengemudi mobil Strada Warna Hitam KT 8209 NH bersama dengan M Fadli, Diduga kibat kelalaiannya mengakibatkan saksi Evan Abel mengalami luka berdasarkan Visum Et Repertum No. 49/IKFML/TU3.1/IV/2020 tanggal 14 April 2020 dari RSUD A.W. Sjahranie Samarinda dengan kesimpulan :

1). Pergeseran sendi panggul dan patah tulang sendi panggul kanan,

2). Luka terbuka pada lengan kanan bawah,

3). Luka memar pada rahang bawah. dada sebelah kanan, perut sebelah kanan, jari ketiga kanan dan paha kanan, terang Merlati dalam dakwaanya.

Atas perbuatan terdakwa melanggar Undang-Undang Lalu Lintas berdasarkan pasal 112 ayat (1) UU Nomor 22 tahun 2009, dengan ancaman pidana pasal 310 ayat (2) No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan, tegas Me4lati dalam dakwaannya.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Kecelakaan Lalu Lintas
 
Diduga Akibat Lalai Dalam Mengemudi Mobil M Rafsanzani Duduk Sebagai Terdakwa
 
Tukang Bakso Tersiram Kuah Panas Akibat Ditabrak Pengendara Sepeda Motor
 
Angkutan Umum Tabrak Truk Molen, Lima Tewas
 
Warga Negara Prancis Tewas Kecelakaan di Jalan Tol
 
Anak Mantan Menteri BUMN Ribut, Gara-Gara Mobil di Pinjam Buat Foto Selfi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Demo Ciptaker, BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI
Pasal-pasal Oligarkis yang Penuh Konflik Kepentingan Pebisnis Tambang dan Energi Kotor di UU Cipta Kerja
Polisi: Diduga Cai Changpan Memilih Bunuh Diri karena Terdesak
Siap Demo Besar- besaran, 5 Ribu Mahasiswa Bakal Kepung Istana Besok
UU Cipta Kerja: Mendobrak Kelambanan Birokrasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Demo Ciptaker, BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI
Sudah Siapkan Koper, Akankah Din Syamsuddin Ditangkap?
PKS Sesalkan UU ITE Dijadikan Dasar Penetapan Tersangka Aktivis KAMI
Indonesia Masuk Top 10 'Tukang Utang', Iwan Sumule: Kalau Kata Jokowi, Masih Lebih Baik Dari Negara Lain
Presidium KAMI Harus Turun Tangan Membela 3 Petinggi KAMI Yang Ditangkap Polisi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]