Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kapolri
Di Tengah Perburuan Teroris, Kapolri Sempatkan Berbuka dengan Anak Yatim
2018-05-19 17:25:32

Tampak Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat melakukan acara buka bersama dengan anak Yatim di rumah dinasnya di Jakarta.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Di tengah kesibukannya memburu teroris, Kapolri Jenderal Tito Karnavian punya rutinitas lain saat memasuki bulan Ramadan. Mantan Kapolda Metro Jaya ini menyempatkan berbuka puasa bersama anak yatim di rumah dinasnya di Jakarta.

Berbuka puasa yang dilanjutkan salat tarawih bersama anak yatim rupanya jadi kegiatan rutin Tito bersama keluarga besarnya sejak lama. Kegiatan religi ini sudah biasa dilakukan sebelum dirinya menjabat Kapolri.

Bahkan untuk menjamu anak-anak yatim tersebut istri Tito Tri Suswati bersama ketiga anaknya sengaja menyiapkan sendiri menu berbuka, bahkan dengan memasak sendiri. Kebiasaan itu tentu menjadi rutinitas religi yang patut ditauladani.

Tito sendiri seringkali menjadi imam dalam pelaksanaan salat maghrib dan kadang dilanjutkan dengan salat isya dan tarawih.

Seperti terlihat dalam foto, Tito sedang khusuk berdoa bersama anak yatim. Tak tampak sedikitpun rasa canggung atau sekat pemisah di antara mereka, kecuali kehangatan kasih sayang layaknya seorang ayah dan puteranya.

Sebagaimana diketahui, seminggu terakhir ini jadi hari yang berat serta menguras energi bagi Tito selaku Kapolri. Pasalnya, keamanan nasional sedang terancam dengan rentetan aksi terorisme yang bermula dari insiden kerusuhan di Mako Brimob Depok, berlanjut ke aksi bom bunuh diri dan penyerangan Mapolrestabes Surabaya, Mapolda Riau dan tempat lain.

Tentu saja Tito jadi orang yang paling bertanggugjawab mengendalikan keadaan agar kondusif seperti semula. Dan dengan kepiawaian serta pengalamannya menangani teroris, mantan Kadensus ini melalui operasi yang dijalankannya mampu mengendalikan keadaan serta mencegah aksi tersebut tidak meluas.(bh/as)


Share : |

 
Berita Terkait Kapolri
Polda Metro Jaya Meraih Juara Umum 3 Turnamen Taekwando Kapolri Cup 2018
Turnamen Taekwondo Kapolri Cup 2018 Diikuti 2.255 Atlet di Gor POPKI
Kapolri Resmi Melantik Komjen Pol Ari Dono Sukmanto Menjadi Wakapolri
Surat Terbuka untuk Kapolri: Jangan Tutup Matamu
Tito Berhasil Yakinkan Dunia Indonesia Aman
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku Solidaritas untuk Bangsa Digelar Di Semarang
Bila Tak Terbukti Edarkan Narkoba, Old City Wajib Dibina
4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Moeldoko: Penegakkan Hukum dan HAM Alami Progress
PP KAMMI: Ada Cara Tertentu Menggaet Suara Generasi Milenial
MUI: Kenapa Banser Akhir-akhir Ini Sering Buat Masalah, Sesat Akal Parah
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 Melalui LTMPT
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Rahmat Mirzani Djausal Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid di Garut
Polisi Memastikan Peluru Menyasar di Gedung DPR RI Identik dari Pistol Glock-17 Milik Tersangka I
Seminar Lemhanas Bahas Kesadaran Politik Masyarakat Jelang Pemilu 2019
2 Hari Ini, Prabowo-Sandi Dijadwalkan Bersafari Politik di Jawa Timur #PrabowoSandi
Partai Golkar Ziarah ke TMPN Kalibata, Berikut Do'a HUT ke-54 dan Kemenangan
Gerindra Minta Pemerintah Setop Klaim Divestasi Saham Freeport
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]