Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Arab Saudi
Dewan Ulama Senior Saudi Sebut Pelaku Bom Bunih Diri Golongan Khawarij
2016-07-05 09:28:45

Tampak kondisi lokasi pengeboman di Kota Madinah.(Foto: Istimewa)
MADINAH, Berita HUKUM - Aksi bom bunuh diri terjadi di kota Madinah, Arab Saudi, pada Senin (4/7) malam. Pelaku bom bunuh diri yang diketahui hanya satu orang itu melakukan aksinya tak jauh dari lokasi Masjid Nabawi, Madinah.

Dewan Ulama Senior Arab Saudi menyebut aksi bom yang di Kompleks Masjid Nabawi, Madinah, Jeddah, dan Qatif, adalah perilaku Kaum Khawarij yang keluar dari agama dan barisan umat Islam.

Dalam pernyataannya yang dirilis melalui laman resminya, institusi keulamaan tertinggi di Kerajaan Arab Saudi ini, mengatakan bahwa mereka telah melewati batas-batas dan tak lagi menghindari perkara yang dilarang dan kesucian agama. Mereka tak punya agama dan tanggung jawab.

Lembaga ini mengutip penegasan Rasulullah SAW dalam hadisnya, yang menyatakan, akan muncul pada akhir zaman, usia mereka relatif muda, terbuai mimpi dan tidak bijak, banyak menyitir hadis, membaca Alquran tak melebihi kerongkongan mereka.

Mereka mencabik agama layaknya melepas anak panah dari busurnya. Dalam sejarah aksi kejahatan mereka terekam dengan membunuh Khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib RA.

Lembaga ini juga menegaskan kelancangan pelaku yang menargetkan Masjid Nabawi, Madinah. Padahal, dalam sebuah hadis jelas-jelas Rasul menyatakan, bahwa Kota Madinah adalah kota suci.

Barangsiapa yang berulah atau melindungi peneror, ia akan mendapat laknat Allah, para malaikat, dan segenap umat manusia. Pada pengunjung pernyataannya, umat Islam untuk waspada dan menyerahkan sepenuhnya keamanan pada pihak yang berwajib.

Sementara, Berikut keterangan resmi dari Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi (KSA) terkait bom bunuh diri di Madinah Al Munawwarah:

Juru bicara Bidang Keamanan Kementerian Dalam Negeri KSA menjelaskan bahwa pelaku meledakkan dirinya setelah gelagatnya dicurigai oleh petugas keamanan saat sedang menuju Masjid Nabawi melewati tanah lapang yang biasa dijadikan sebagai tempat parkir.

Juru bicara keamanan dari Kementerian Dalam Negeri KSA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sebelum shalat Maghrib di Madinah pada Senin 1437/09/29 AH (4 Juli 2016), petugas keamanan mencurigai seseorang

Saat ia menuju ke Masjid Nabawi melalui tanah kosong tanah yang digunakan sebagai parkir ruang untuk mobil pengunjung. Ketika dicegat, dia meledakkan dirinya dengan sabuk peledak, yang mengakibatkan kematiannya, dan syahidnya 4 petugas keamanan, dan cedera dari 5 laki-laki keamanan lainnya.

Pada malam hari yang sama di sebuah masjid di dekat pasar Mias di Qatif, bom bunuh diri terjadi. Sisa-sisa manusia dari tiga orang ditemukan dan sedang diidentifikasi. Badan keamanan masih menyelidiki dua kejahatan. Sebuah pernyataan akan dikeluarkan pada perkembangan.

Kementerian Dalam Negeri mengumumkan ini dan menegaskan bahwa tindakan-tindakan tercela, yang tidak menghormati kesucian tempat, waktu dan orang yang tidak bersalah. Jelas menunjukkan sejauh mana kesalahan yang dicapai oleh unsur-unsur sesat, ideologi gelap dan kegagalan mereka untuk mencapai tujuan mereka melalui tindakan-tindakan tercela.(Republika/portalpiyungan/spa/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Arab Saudi
Apa Melatarbelakangi Perselisihan Arab Saudi dan Iran?
Thank You Berat yang Mulia King Salman
Kedatangan Raja Salman Diharapkan Bisa Ubah Ekonomi Indonesia Lebih Maju
Dewan Ulama Senior Saudi Sebut Pelaku Bom Bunih Diri Golongan Khawarij
Koalisi Pimpinan Saudi Bantah Bom Kedutaan Iran
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Google Membantu NASA Temukan 2 Planet Baru
MUI Menghimbau Masyarakat Indonesia Boikot Produk AS dan Israel
Ada 668 Rumah Rusak dan 2 Orang Meninggal Akibat Gempa Tasikmalaya
#KamiIndonesia, Ketua MPR: Jangan Ada Lagi Yang Merasa Paling Pancasila!
DPR Yakin Aksi Bela Palestina Berlangsung Damai
Haedar: Muhammadiyah Organisasi Tengahan yang Kokoh pada Prinsip
Untitled Document

  Berita Utama >
   
MUI Menghimbau Masyarakat Indonesia Boikot Produk AS dan Israel
Ada 668 Rumah Rusak dan 2 Orang Meninggal Akibat Gempa Tasikmalaya
Operasi Premanisme, Jatanras Polda Metro Tangkap 2 Pelaku Jambret Tas ATM
4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi
Polda Metro Jaya dan Perum Bulog Melakukan Operasi Pasar di Jabodetabek
Majelis Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Pungli Abun dan Elly
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]