Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Bank Indonesia
Deputi Gubernur Bank Indonesia Gelar Syukuran
Thursday 21 Mar 2013 01:32:34

Deputi Gubernur Bank Indonesia terpilih Perry Warjiyo bersama para Wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM – Acara Syukuran digelar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih, Perry Warjiyo di Restoran Seremanis Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa BI bekerja berdasarkan koridor hukum yang ada dan BI mengatur lagi kategori pemilikan saham bank umum dengan syarat yang ketat.

“Hanya Bank yang kita kasih 40 persen tapi persyaratannya ketat,” kata Perry kepada para Wartawan, Rabu (20/3) di Seremanis Jakarta. Dan diantara persyaratan tersebut, yaitu bank harus memiliki rating yang jelas dan harus berkomitmen.

Selain itu dijelaskan Perry bahwa faktor-faktor penyebab inflasi kebanyakan dari meningkatnya harga pangan, dimana pada minggu pertama bulan ini ada tekanan inflasi. Tetapi dengan menurunnya harga Bawang Putih, maka tekanan inflasi ikut melemah, karena sudah ada pengaturan tata niaga makanan.

Sebagaimana diketahui bawang yang menjadi bumbu dapur utama ini melonjak tinggi harganya, namun disatu sisi para petani bawang nasional menuai rezeki yang lebih dari bulan-bulan sebelumnya.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Bank Indonesia
 
• Jangan Sampai Demi Jaga Pertumbuhan, Independensi BI Jadi Bias
 
• Data Bank Indonesia Diretas Hacker, Apa yang Diincar?
 
• Paripurna DPR Resmi Tunjuk Doni Primanto Jadi DG BI
 
• Rizal Ramli Acungkan Dua Jempol Untuk Gubernur BI Yang Menolak Cetak Uang Rp 600 Triliun
 
• Paripurna DPR Setujui Erwin Riyanto Jadi Deputi Gubernur BI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]