Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Kenaikan Harga BBM
Demo Menolak Kenaikan Harga BBM, Wartawan Trans 7 Tertembak
Monday 17 Jun 2013 14:05:37

Wartawan trans 7 Nugroho Anton tertembak Polisi.(Foto: Ist)
JAMBI, Berita HUKUM - Satu korban dari kalangan Jurnalis roboh ketika meliput demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Wartawan Trans 7, Nugroho Anton, luka parah di wajahnya, tepatnya di bagian pelipis kanan setelah aparat kepolisian melepaskan tembakan dalam unjuk rasa mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di Kota Jambi, Senin (17/6).

Spontan aksi penembakan tersebut menimbulkan kemarahan para pengunjuk rasa. "Saya melihat sendiri Polisi menembakkan ke arah Anton," ujar Yoce Kartika, salah seorang saksi, seperti dilansir Kompas.com hari ini.

Demonstrasi yang berlangsung sejak pukul 09:00 WIB tersebut, melibatkan sekitar 500 mahasiswa dari berbagai elemen, menuju sejumlah titik utama, yaitu Simpang Bank Indonesia, Gedung DPRD Provinsi, dan kantor Gubernur Jambi.

Saat pukul 12.00 WIB, suasana semakin memanas. Mahasiswa di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi memaksa aparat untuk membuka gerbang masuk, agar dapat berdialog dengan anggota DPRD. Namun, aparat yang berjaga menghalangi massa pendemo.

Otomatis Mahasiswa marah hingga aksi dorong-mendorong tak terelakkan antara pendemo dan aparat, hingga pada klimaksnya, salah satu polisi akhirnya melepaskan tembakan. Anton yang sedang meliput demo tiba-tiba terjatuh dengan luka parah di pelipis kanannya, Anton langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Kota Jambi.(kmp/bhc/mdb)


 
Berita Terkait Kenaikan Harga BBM
 
FITRA: Peneriman Negara Bukan Pajak, Dapat di Gunakan Cegah Kenaikan BBM
 
Fuad Bawazier: Pemerintah Keliru Menaikkan Harga BBM
 
Inilah Program Kompensasi Untuk Mempertahankan Kesejahteraan Masyarakat
 
Pengendara Sepeda Motor Padati SPBU Sebelum Pukul 00:00 WIB
 
Para Menteri Berkumpul Umumkan Kenaikan Harga BBM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]