Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kenaikan Harga BBM
Demo Massa PDI-P Macetkan Jalanan Jakarta
Wednesday 19 Jun 2013 14:11:49

Aksi demo keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Bundaran HI, Rabu (19/6).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi demo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), berlangsung di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat. Aksi ini dilakukan oleh keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Aksi ini mengakibatkan kemacetan lalu lintas dari arah jalan Sudirman menuju Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat sejauh 2 Km. Seribuan masa yang melakukan aksi orasi dari atas mobil pick up dengan pengeras suara, serta membentangkan sepanduk penolakan BBM dan BLSM.

Aksi kali ini dipimpin langsung oleh Ribka Tjiptaning, Anggota Komisi IX DPR - RI. Dalam pernyataan sikap tertulisnya, Ribka dengan tegas menolak kenaikan BBM dan program BLSM yang ditawarkan Pemerintah.

Program BLSM tidak mampu mengatasi dampak kenaikan harga BBM, "kami menawarkan program prodesa, program padat karya di 28 ribu desa, jami memilih kail dari pada ikan," ujar Ribka dalam orasinya, Rabu (19/6).

Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan perlawanan yang terus menerus, terhadap kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM.

Selanjutnya aksi dari seribuan masyarakat dan simpatisan PDI-P melakukan long march menuju Istana Merdeka Jakarta, guna melakukan aksi lanjutan menolak kenaikan harga BBM.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kenaikan Harga BBM
 
FITRA: Peneriman Negara Bukan Pajak, Dapat di Gunakan Cegah Kenaikan BBM
 
Fuad Bawazier: Pemerintah Keliru Menaikkan Harga BBM
 
Inilah Program Kompensasi Untuk Mempertahankan Kesejahteraan Masyarakat
 
Pengendara Sepeda Motor Padati SPBU Sebelum Pukul 00:00 WIB
 
Para Menteri Berkumpul Umumkan Kenaikan Harga BBM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]