Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu
Demi Kesuksesan Pemilu 2019, Forum Silaturahmi Kamtibmas Polres Kaur Gelar FGD
2019-04-10 06:06:24

Tampak narasumber saat acara sedang berlangsung di Aula Polres Kaur.(Foto: BH /aty)
KAUR, Berita HUKUM - Untuk menciptakan Pemilu yang berintegritas, Forum Silaturahmi Kamtibmas Polres Kaur bersama lintas Agama, Tokoh masyarakat dan berbagai pihak mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan narasumber dari pihak KPUD, Bawaslu dan Gakumdu untuk Mencegah Konflik Sosial, Isu SARA, Ujaran Kebencian & Berita Hoax yang berlangsung di Aula Mapolres Kaur pada, Selasa (9/4).

Ketua Bawaslu Kaur Toni Kuswoyo, S.Sos mengatakan bahwa, merujuk kepada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, Perbawaslu Nomor 7, Perbawaslu Nomor 8, Perbawaslu Nomor 20, Perbawaslu Nomor 21 dan Perbawaslu Nomor 31 Tahun 2018. Penanganan pelanggaran pemilu pada tahapan kampenye sampai saat pelaksanaan pencoblosan serta penangan sengketa pemilu.

"Bawaslu Kaur telah menyiapkan petugas pengawas pemilu sampai setiap TPS, diharapkan dengan tersebarnya petugas tersebut dapat meminimal lisir pencegahan terjadinya pelanggaran-pelanggaran pemilu 17 April 2019 mendatang," ungkap Toni, Selasa (9/4).

Toni juga berharap dengan peran serta masyarakat tokoh lintas Agama. "Menjadikan pemilu yang akan datang dapat berjalan dengan baik, tapi bila ada nantinya pelanggaran, silahkan lakukan pelaporan sesuai tahapan yang telah diatur dalam undang-undang, agar yang memberikan batasan waktu selama 7 hari sejak pelanggaran terjadi, ke panwaslu terdekat agar laporan segera dapat ditindaklanjuti," jelas Toni..

Toni menyadari dengan pengawasan terhadap para Caleg dan tim sukses yang jumlahnya cukup banyak, "melalui para tokoh agama dan masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada khalayak, agar terwujudnya pemilu yang berkualitas tidak lepas dari peran serta semua lapisan," pungkasnya.

Sementara Sunarsan sebagai Sekertaris KPUD Kaur mengatakan dalam pelaksanaan proses beberapa tahapan sudah dilaksanakan, hingga nanti tiba saatnya pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 17 April 2019 nanti. "KPUD Kaur terus mensosialisasikan sampai ketingkat Desa dan Kecamatan, agar tahapan yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai harapan bersama.
Tapi ditekankan kepada masyarakat agar mengedepankan kebersamaan kendati pilihan berbeda-beda dan tidak golput," kata Sunarsan.

Sunarsan menambahkan, "bila masyarakat yang memiliki ganguan penglihatan nantinya sudah disiapkan fasilitas untuk kaum tuna netra, bahkan bagi masyarakat yang gangguan jiwapun ikut memiliki hak untuk memilih," pungkas Sunarsan.

Sedangkan, dari salah satu tokoh adat Kaur yakni Iswanto, berharap kepada Bawaslu Kaur, akan dapat mengungkap para pelaku Money Politic yang sudah mempersiapkan dengan berbagai cara, seperti membagikan uang dan ini salah satu perusak demokrasi selama ini.

"Kendati Bawaslu tidak dapat menemukan pelanggaran Money Politic (politik uang) secara keseluruhan, akan tetapi dapat memberikan sempel penangkapan pelanggaran Money Politic yang sebentar lagi akan terjadi, dan ini bukan rahasia umum lagi ditengah masyarakat kita," pungkas Iswanto.(bh/aty)

Share : |

 
Berita Terkait Pemilu
Usai Pengumuman Hasil Pemilu Oleh KPU, Pengamat: Keamanan Kondusif
Fahri Hamzah: Rakyat Bakal Melawan Balik Jika Terus Diancam
PAN, Gerindra, PKS, dan Berkarya Tolak Teken Hasil Pileg 2019
Forum Dai Nusantara Aksi di KPU: Mari Menghormati Proses Demokrasi
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat, MUI DIY Sarankan Jokowi Mundur
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Usai Pengumuman Hasil Pemilu Oleh KPU, Pengamat: Keamanan Kondusif
Fahri Hamzah: Rakyat Bakal Melawan Balik Jika Terus Diancam
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
PAN, Gerindra, PKS, dan Berkarya Tolak Teken Hasil Pileg 2019
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]