Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Bahasa
Datangi Kampung Inggris, Zulkifli Hasan Optimis Tenaga Kerja Indonesia Bisa Unggul dari Asing
2018-04-25 04:06:08

KEDIRI, Berita HUKUM - Kesempatan berada di Jawa Timur selama 12 hari dimanfaatkan Ketua MPR Zulkifli Hasan untuk mengunjungi Kampung Inggris yang terletak di Pare, Kediri.

Kehadiran Zulkifli disambut langsung pendiri Kampung Inggris Pare Bapak Kalend Osen. Melalui Kalend, kini Kampung Inggris Pare berkembang menjadi salah satu pusat pembelajaran Bahasa Inggris berbasis lingkungan.

"Semua di lingkungan Pare sini harus berbahasa inggris. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi," Kata Kalend

Zulkifli Hasan mengaku hormat dan mengapresiasi inovasi Kalend. Menurutnya inovasi ini memberi manfaat untuk banyak orang

"Saya banyak dengar di media dan media sosial tentang kampung inggris ini. Alhamdulillah sekarang baru kesampaian bisa kesini langsung. Ini inovasi sederhana tapi hebat," Kata Zulkifli Hasan, Senin (23/4)

Bagi Zulkifli Hasan, Bahasa adalah jendela untuk bersaing di Era Globalisasi dan pasar bebas ini. Ia percaya melalui pembelajaran intensif, Tenaga Kerja Indonesia bisa unggul dari tenaga kerja asing

"Sekarang saatnya dengan menguasai bahasa asing, anak anak muda Indonesia bersaing dengan tenaga kerja luar negeri. Jadi tuan di negeri sendiri dan berani bersaing di negeri orang," lanjut Zulkifli Hasan

Bangsa Indonesia, lanjut Zulkifli Hasan, pernah punya sosok Agus Salim yang menguasai lebih dari 10 bahasa.

"Semoga dari Pare Kediri ini lahir Agus Salim Agus Salim baru yang harumkan nama Indonesia," tutup Zulkifli Hasan.(MPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Bahasa
 
Pembangunan Monumen Bahasa Mangkrak, Mustofa Widjaja Desak Pemerintah Segera Selesaikan
 
Datangi Kampung Inggris, Zulkifli Hasan Optimis Tenaga Kerja Indonesia Bisa Unggul dari Asing
 
Temu Sastra Indonesia-Malaysia ke-3 Digelar di Bandung
 
Tan Sri Dr Rais Yatim: Perjuangkan Bahasa Indonesia Raih Pengakuan Internasional
 
Cakap Berbahasa Inggris Guna Sambut Daya Saing
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral Bilang Wajar Nonton Video Porno, Psikolog: Ucapan Ganjar Gak Pantas !
Eksepsi: Tidak Ada Kerugian Negara dalam Kasus Kondensat BP MIGAS - PT TPPI
Tekapar 127 Poin, Rupiah Menjadi Mata Uang Paling Lemah di Asia
Haris Azhar Sebut Omnibus Law Cilaka RUU Haram
Survei Median: Massa 212 Lebih Pilih Anies Ketimbang Prabowo
Sekjen DPR Pastikan Tak Ada Kebakaran di Gedung Nusantara III
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Menkopolhukam Mahfud: Langkah TNI AU Memaksa Mendarat Pesawat Udara Asing Sudah Tepat dan Sesuai Aturan
Aksi 212, Sobri Lubis: Sesuai Hukum Islam, Potong Tangan Koruptor di Bawah 1 Miliar, Diatasnya Potong Leher Saja
Polisi: Artis Sinetron Aulia Farhan Ngaku Sudah 6 Bulan Gunakan Sabu dan Pelaku DK Masih Didalami
Uighur China: Ditahan karena Memelihara Janggut, Berjilbab, dan Menjelajah Internet
Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba Senilai Total 1,5 Triliun
Mahfud MD Anggap Keliru Sudah Biasa dalam Susun Rancangan UU, PKS: Bahaya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]