Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Opini Hukum    
 
Muhammadiyah
Darahku Muhammadiyah, Jenderal !!
2018-11-25 18:59:18

Oleh: Among Kurnia Ebo

SEBAGAI WARGA Muhammadiyah saya tentu tersinggung dengan pengkasusan Dahnil Simanjuntak ini

Acaranya yang bikin Kemenpora. Yang ngasih duit Kemenpora. Pemuda Muhammadiyah juga tinggal melaksanakan teknisnya. Meski banyak kesepakatan yang dilanggar Kemenpora. Diubah sesukanya. Bahkan acara tabligh akbar yang menjadi ciri khas Muhammadiyah dihapuskan.

Kini malah dituduh melakukan penyimpangan. Bahkan uang 2M yang dianggarkan Kemenpora sendiri diungkit-ungkit. Yang saya yakin Daniel juga nggak pernah liat uang itu karena ada panitia yang melaksanakan acara secara teknis.

Yang minta acara siapa, yang dituding salah siapa. Apalagi cuma menyangkut 2M. Bagi Muhammadiyah itu duit receh. Muhammadiyah ini sudah ada jauuuuhh sebelum Republik ini berdiri. Assetnya sekarang puluhan trilyun. Dua M nggak ada apa-apanya. Tapi demi mensukseskan acara permintaan Kemenpora duit diterima dan ikut dalam pelaksanaannya. Ini soal etika. Muhammadiyah selalu mendukung program pemerintah yang bertujuan baik. Lah sekarang kok dipolitisir seperti itu.

Harga Muhammadiyah terlalu besar kalau cuma dibandingkan duit dua milyar. Sekali lagi duit receh itu. Muhammadiyah sudah biasa melakukan kegiatan seperti muktamar dengan anggaran puluhan milyar secara mandiri dan tidak ada masalah apa-apa. Jadi, aneh bin janggal bin tak masuk akal jika Daniel kemudian dipermainkan dalam kasus kemah pemuda ini.

Rezim seolah sudah kehilangan kewarasan dan akal sehat. Rezim yang seolah dengan gampang mempermainkan hukum demi kepentingannya sendiri. Bukan menegakkan keadilan. Tapi menyimpangkan keadilan. Hukum rasanya tak lagi adil.

Maka, saya sangat setuju ketika Pemuda Muhammadiyah mengembalikan duit 2M sumbangan Kemenpora itu. Harga diri Muhammadyah tidak bisa dibeli dengan duit recehan begitu. Entah kalau organisasi lain. Muhammadiyah punya duit beribu lipat dari itu. Kalau nggak punya niat baik sedari awal tidak perlu meminta kerjasama dengan Muhammadiyah. Muhammadiyah nggak perlu dukungan siapa-siapa juga sudah besar. Besar namanya, besar duitnya, besar pengaruhnya!

Sebagai mantan aktivis organisasi Muhammadiyah saya merasa tersinggung dam dilecehkan dengan perlakuan pada Bang Dahnil. Secara pribadi saya belum mengenalnya karena saya tidak aktif di Pemuda Muhammadiyah. Tapi sebagai sesama aktivis Muhammadiyah saya memahami suasana kebatinannya. Hati dan jiwa warga Muhammadiyah itu sesungguhnya satu dan menyatu.

InsyaAllah, darah kami tetap Muhammadiyah meski goncangan dan badai terus melanda. Kami akan tetap menghidup-hidupi Muhammadiyah demi umat islam dan Indonesia.

Islam Agamaku
Muhammadiyah Gerakanku!

Penulis adalah mantan aktifis IRM & IMM yang begitu cinta dengan Muhammadiyah!(bh/mnd)

Share : |

 
Berita Terkait Muhammadiyah
Haedar Sampaikan Rahasia Muhammadiyah Dapat Bertahan di Usia Satu Abad Lebih
Muhammadiyah Membangkitkan Kembali Kesadaran Beragama yang Mencerahkan
Terkait Pernyataan Ketum PBNU, Haedar Nashir: Indonesia Milik Semua, Kedepankan Meritrokrasi
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar: Ta'awun Merupakan Ajaran Inklusinya Agama Islam
Dihadiri Ketum, SKBM ke 24 Dipadati Puluhan Ribu Warga Muhammadiyah
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
TNI Harus Utamakan Netralitas
Tanggulangi Tingginya Pengangguran Kaum Muda, Sandi Perkenalkan Rumah Siap Kerja
Prabowo: Saya Bisa Seperti Ini Karena Didikan Para Senior
Banjir Bandang Dahsyat di Sentani Jayapura, 70 Orang Meninggal
DPR Usulkan Isu Uighur di Parlemen OKI
Tunjukkan Solidaritas, Lampu JPO GBK Visualkan Warna Bendera Selandia Baru
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Tunjukkan Solidaritas, Lampu JPO GBK Visualkan Warna Bendera Selandia Baru
KPK Akhinya Tetapkan Ketum PPP Romahurmuziy Tersangka
Prabowo: Tugas sebagai Pemimpin Tidak Sulit, Asalkan Gunakan Akal Sehatmu dan Cintai Rakyatmu
Polisi Mengungkap Jaringan Narkoba Shabu Riau-Jakarta-Bandung dengan 6 Tersangka
Cawapres Sandiaga Uno Hadiri Haul Guru Sekumpul
Tim Opsnal Unit II Resmob PMJ Menangkap 3 Begal Kelompok Lampung
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]