Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Dana Desa
Dana Desa di Desa Penandingan Kinal untuk Antisipasi Banjir dan Longsor
2018-10-30 05:17:37

Tampak kondisi pembangunan Talud di desa Penandingan kecamatan Kinal kabupaten Kaur, Bengkulu.(Foto: BH /aty)
KAUR, Berita HUKUM - Dari alokasi anggaran dana desa tahun 2018 yang diterima digunakan untuk pembangunan Talud guna mencegah terjadinya banjir dan longsor, yang dapat mengganggu di sekitar pemakaman warga dan sekolah di desa Penandingan kecamatan Kinal kabupaten Kaur, Bengkulu.

Kepala desa penandingan, Ruasman Aidi mengatakan bahwa, pembangunan pemasangan talud yang menggunakan dari dana desa penandingan tahun 2018 ini mencapai Rp. 453.493.000,- bertujuan untuk menanggulangi akan terjadinya longsor, akibat air yang sering mengalami banjir, sehingga dapat membuat longsor di sekitar pemakaman warga dan sekolah.

Ruasman menambahkan, "selama ini pemakaman warga ini terus di gerogoti oleh derasnya arus air saat banjir datang, bila tidak sesegera mungkin melakukan pencegahan agar pemakaman warga tidak hanyut di bawa arus banjir, pemerintah desa beserta masyarakat Penandingan sudah sepakat secara musyawarah untuk tahun ini membangun talut, yang manfaatnya dapat mencegah terjadinya longsor yang dapat merusak pemakanam dan dapat merusak sekolah dasar yang ada di sekitar pembangunan talut tersebut," ujar Kades Ruasman, Senin (29/10).

Setelah pembangunan ini selesai, secara kasat mata tidak ada lagi terjadi longsor, kendati sering mengalami banjir di saat musim hujan datang. "Namun, harapan kami kepada masyarakat sekitar agar tidak lagi membuang sampah ke kali yang dapat menyebabkan terjadinya banjir. Bila pembangunan ini didukung dari semua kalangan masyarakat maka, semua harapan masyarakat dapat tercapai," pungkas Ruasman.

Sementara menurut salah seorang warga desa Penandingan, Yudi Tasman, sebagai masyarakat menilai pembangunan talut sudah sangat tepat sekali, bila aliran sungai air rantai ini tidak dipasang dikahwatirkan akan terjadi longsor akibat gerusan air disaat banjir dan akan berdampak terhadap pemakaman warga yang berada di pinggir aliran sungai.

Yudi menambahkan, dampak yang terpara bila terjadi longsor, sekolah di sekitar aliran sungai ini terancam kena longsor. Masyarakat bersyukur dengan adanya dana desa yang dapat membuat pembangunan di desa Penandingan kecamatan Kinal segera di laksanakan, "sehingga pencegahan dini terhadap banjir dan longsor dapat dilakukan," ungkap Yudi.(bh/aty)


 
Berita Terkait Dana Desa
 
Jaksa Agung dan Ketua KPK Bareng Kawal Dana Desa, Pengamat Optimis Visi Misi Jokowi Terwujud
 
Perkuat Pengawasan Dana Desa, KPK-Kemendes PDTT Sepakati Pertukaran Data dan Informasi
 
Kejari Karo MoU Dengan Para Kades Untuk Melakukan Pendampingan Hukum Terkait Dana Desa
 
LSM SPAK Kantongi Beberapa Masalah Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Kabupaten Gorut
 
Dana BOS dan Dana Desa Jangan Digunakan untuk Tarian Mopobibi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]