Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Dakwah Lewat Media Ciri Islam Berkemajuan
Sunday 10 May 2015 15:37:57

Pembicara dalam seminar pramuktamar bertajuk “Strategi dan Model Gerakan Sosial Baru: Inspirasi Muhammadiyah Menuju Dunia Berkemajuan” di aula AK. Anshori, Kantor Pusat UMP, Sabtu kemarin (9/5).(Foto: Istimewa)
PURWOKERTO, Berita HUKUM - Jelang Muktamar Muhammadiyah ke 47 di Makasar, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar seminar pramuktamar bertajuk “Strategi dan Model Gerakan Sosial Baru: Inspirasi Muhammadiyah Menuju Dunia Berkemajuan” di aula AK. Anshori, Kantor Pusat UMP, Sabtu kemarin (9/5).

Rektor UMP, Syamsuhadi Irsyad mengatakan bahwa UMP sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang diamanatkan oleh PP Muhammadiyah untuk mengadakan seminar pramuktamar ini berharap dapat memberikan materi berbeda, membawa kemajuan untuk bersama, memberikan manfaat baik di lingkungan Muhammadiyah dan nusa bangsa.

Rektor meyakinkan, keberadaan Muhammadiyah di tengah masifnya globalisasi harus semakin penting, mengembangkan diri. Menurutnya Muhammadiyah harus mampu membaca arah dan pengaruh globalisasi bagi gerakan sosialnya. “Muhammadiyah harus membawa kemajuan bagi lingkungan sekitar, mengembangkan amanat PP Muhammadiyah dan ambil peran aktif dalam membangun bangsa serta negara,” katanya.

Melalui seminar ini juga diharapkan memperoleh pandangan, gagasan, strategi dan model gerakan sosial baru. Sebuah rumusan yang akan sangat bermanfaat bagi Muhammadiyah dalam meneguhkan jati dirinya sebagai gerakan sosial ke-Islaman yang memberi warna dalam perkembangan global.

Sekretaris Lembaga Zakat, Infak dan Shodaqoh PP Muhammadiyah Ahmad Imam Mujadid Rais, menekankan pentingnya penggunaan media sosial. Menurutnya, Tantangan Muhammadiyah sekarang bukan lagi NU. “Jadikanlah NU dan ormas lain sebagai partner berjuang. Tantangan Muhammadiyah sekarang itu media sosial, karena sekarang anak muda lebih suka mendengarkan ceramah lewat media sosial daripada di masjid,” tuturnya.

Rais mengharapkan cendekiawan Muhammadiyah yang jarang sekali menggunakan media sosial, harus beradaptasi dengan jaman. “Salah satu ciri Islam berkemajuan yaitu membooming lewat media,” tandasnya mantap.(dzar/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]