Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
Daftar Lumbung Suara PDIP yang Dimenangkan Prabowo
Friday 18 Jul 2014 09:34:47

Ilustrasi. 7 Partai mendeklarasikan Koalisi Merah Putih komitmen menjadi Koalisi Permanen hingga di Parlemen dan mendukung pasangan Capres Prabowo-Hatta, Senin (14/7).(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Hasil perhitungan suara real dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah di unggah di situs http://pilpres2014.kpu.go.id/ yang telah menampilkan semua data form C1 yang kini mencapai sebanyak 98,97%. Halaman C1 memuat informasi hasil scan formulir model C1 dari KPU Kabupaten/Kota, hasil scan berupa gambar dengan format JPEG. Pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dengan suara 708.495 berhasil unggul atas capres-cawapres nomor urut 2 sebanyak 473.557 suara di basis PDIP, Kabupaten Karawang.

Pada pileg kemarin, daerah itu didominasi PDIP yang mendapat dua kursi legislatif tingkat pusat. Salah satu caleg PDIP di daerah itu adalah Rieke Dyah Pitaloka.

Berdasarkan data rekapitulasi KPUD setempat. Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa meraih 59,94 persen. Sedangkan Jokowi - JK, hanya 40,06 persen.

Basis PDIP lainnya yang dimenangkan Prabowo adalah Desa Lengkong Wetan, Kec Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Disana, Prabowo - Hatta mengantongi 154 suara. Sedangkan Jokowi hanya meraih 192.

Kabupaten Magetan, Jawa Timur, juga dikenal sebagai basis PDIP. Lagi-lagi disana Prabowo-Hatta menang.

Data KPU Kabupaten Magetan mencatat pasangan nomor urut 1 tersebut berhasil mendulang 205.946 suara atau 51,89 persen. Sedangkan pasangan nomor 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya meraih 190.962 suara atau 48,11 persen.

Di Kota Probolinggo, Jawa Timur, yang juga basis PDIP, Prabowo menang. Prabowo meraih 69.122 suara. Sedangkan lawannya, Jokowi, hanya meraih 58.134.

Anggota timses koalisi merah putih, Budi Tjahjono Prawiro, menyatakan keunggulan Prabowo - Hatta di basis PDIP menandakan masyarakat banyak menginginkan pemimpin tegas. Mereka tidak menginginkan pemimpin yang lemah.

"Terbukti dengan perolehan suara yang banyak dan menang di basis lawan," imbuh Anggota Dewan Pembina Gerindra ini, kepada Republika, Kamis (17/7).

Namun demikian, ini bukanlah hasil akhir. Pihaknya tetap akan merujuk kepada KPU yang akan mengumumkan rekapitulasi nasional pada 22 Juli nanti.

"Dari sana akan terlihat nanti. Kita yakin menang," imbuhnya.(haz/erdy/ROL/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]