Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
Da'i Bachtiar: Jokowi dan JK Pasangan yang Mampu Mengemban Amanah Indonesia
Monday 19 May 2014 20:43:33

Mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn.) Da'i Bachtiar hadir dikediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dalam acara pengukuhan Capres dan Cawapres PDIP Jokowi dan JK, Senin (19/5).(Foto: BH.put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn.) Da'i Bachtiar hadir dikediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri Jl. Teuku Umar Menteng Jakarta Pusat, dalam acara pengukuhan Capres dan Cawapres PDIP, serta penandatanganan kerjasama 4 partai politik guna mengusung Capres Ir Joko Widodo (Jokowi) dan M Jusuf Kalla atau dikenal dengan JK sebagai calon wakil Presiden.

Kehadiran Jenderal Pol (Purn.) Da'i Bachtiar yang juga mantan Dubes Indonesia untuk Malaysia ini mempertegas dukungan politiknya ke PDI-P yang terus berlanjut hingga ke tahapan Pilpres 9 Juli mendatang, seperti diketahui dalam masa kampanye Pileg lalu juga Da'I Bachtiar menjadi salah satu juru kampanye Nasional PDI-P.

Menurut Da'I Bachtiar, Capres Jokowi dan Cawapres JK merupakan pasangan dan pilihan yang terbaik yang pernah ada, dan ini merupakan hasil yang telah dilakukan dari silaturahmi politik oleh tokoh-tokoh partai yang tergabung antara PDI-P, Nasdem, PKB dan Hanura.

"Saya pikir inikan hasil dari berbagai kesempatan dan pertemuan, hasilnya bergabung partai ini dan tidak berdasarkan transaksi apapun, dan akhirnya jatuh pilhan cawapresnya ke bapak Muhammad Jusuf Kalla. Dan ini harapakan kita semua, ini pasangan yang mampu mengemban amanah Indonesia kedepan," jelas Da'I Bachtiar, Pria kelahiran Indramayu, Jawa Barat ini.

Ditanya tentang kesiapanya jika nanti ditunjuk dan dipercaya sebagai salah satu Menteri di Kabinet Jokowi dan JK, atau sebagai Kepala BIN (Badan Intelejen Negara di Indonesia) ?.

Da'i menyatakan siap', jika dipercaya dan untuk dapat mengabdi kepada Bangsa dan negara, namun dengan catatan, jika Allah masih memberikan kesehatan kepada dirinya.

"InsyaAllah jika, dipercaya dan masih sehat, untuk tetap bisa mengabdi demi bangsa dan negara, saya siap-siap saja," tegas Jenderal bintang empat ini yang pernah ditunjuk sebagai salah satu Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta Kerusuhan Mei 1998 (TGPF).(bhc/put)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]