Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Freeport
DPR Minta Freeport Jelaskan Kasus Kecelakaan di Pusat Latihan
Tuesday 21 May 2013 19:10:40

Menteri ESDM, Jero Wacik.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah anggota Komisi VII DPR meminta PT Freeport diundang dalam Rapat Komisi VII DPR guna meminta penjelasan yang kongkrit terkait penanganan korban kecelakaan di Pusat latihan PT Freeport Indonesia.

Hal itu mengemuka saat Komisi VII DPR mengadakan Raker dengan Menteri ESDM Jero Wacik dan Dirut PT. Pertamina, Kepala BPH Migas, di Nusantara I, Selasa, (21/5).

"Kita mengusulkan PT. Freeport diundang dalam rapat Komisi VII DPR untuk meminta penjelasan yg kongkret terkait kecelakaan di pusat latihan Freeport,"Usul Muhammad Syafrudin dari Fraksi PAN.

Sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR RI Ali Kastela mendesak Menteri ESDM Jero Wacik menjelaskan kondisi mutakhir penanganan korban kecelakaan di pusat latihan PT Freeport Indonesia.

"Informasi itu sangat penting dan ditunggu keluarga korban. Bagaimana kondisi terakhir dan apa yang telah dilakukan pemerintah. Informasi ini sangat penting," katanya diawal Raker dengan agenda "Distribusi BBM Bersubsidi Tahun 2013".

Dia menegaskan, seharusnya Menteri memberikan penjelasan di awal rapat karena informasi ini sangat ditunggu oleh masyarakat. Kemudian, Jero mengatakan, pihaknya akan memberikan penjelasan soal Freeport di akhir rapat. Namun Ali menyela, bahwa penjelasan dibelakang ini sama saja melecehkan apa yang terjadi disana.

Seperti diketahui, Selasa (14/5) telah terjadi kecelakaan di pusat pelatihan bawah tanah Big Gossen, di kawasan Timika, Papua. Sebanyak 38 pekerja yang sedang berada di kelas pelatihan tertimbun akibat terowongan runtuh. Dari jumlah itu, 10 orang selamat, 5 luka ringan, dan 5 lainnya kini sedang menjalani perawatan intensif. Sebanyak 14 orang tertimbun longsoran.(si/dpr/bhc/rby)


 
Berita Terkait Freeport
 
Mulyanto: Isu Perpanjangan Izin PTFI Perlu Dibahas oleh Capres-Cawapres di Masa Kampanye
 
Legislator Nilai Perpanjangan Ijin Ekspor Konsentrat Tembaga Freeport Indonesia Akan Jadi Preseden Buruk
 
Ridwan Hisyam Nilai Pembangunan Smelter Freeport Hanya Akal-Akalan Semata
 
Wacana Pembentukan Pansus Freeport Mulai Mengemuka
 
Wahh, Sudirman Said Ungkap Pertemuan Rahasia Jokowi dan Bos Freeport terkait Perpanjangan Izin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]