Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Komisi VII
DPR Berharap Anggaran Subsidi BBM Disesuaikan
Sunday 17 Mar 2013 10:00:42

Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bathoegana.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bathoegana mengharapkan pemerintah dapat segera menyesuaikan anggaran yang digunakan untuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan cara mematok alokasi anggaran menjadi sekitar 20 hingga 30 persen.

"Penyesuaian anggaran subsidi BBM ini diperlukan sehingga harganya fluktuatif dengan menyesuaikan harga minyak dunia. Hal itu tentu akan berguna bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Sutan di Jakarta, Sabtu (16/3).

Menurut dia, penyesuaian subsidi BBM menjadi upaya terbaik yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur seperti yang didesak oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).
Selain itu investor asing juga akan tertarik menanamkan modalnya di Indonesia jika pembangunan infrastruktur dikembangkan secara baik.

Dia menambahkan jika pembangunan infrastruktur terhambat maka ekonomi nasional akan terganggu.

"Kemudian kita tahu bahwa setiap satu persen pertumbuhan ekonomi maka akan menghasilkan 300 lapangan kerja baru," kata Sutan.

Sutan mengatakan murahnya harga BBM jenis premium juga memperbesar kemungkinan penyelundupan bahan bakar ke luar negeri.

Ketua Komisi VII tersebut mengatakan anggaran subsidi BBM dapat dialihkan kepada sektor lain seperti kesehatan, pendidikan, transportasi umum dan juga infrastruktur.

Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 274,4 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk subsidi energi. Sekitar Rp 198,3 triliun dari anggaran tersebut dialokasikan untuk subsidi BBM pada tahun 2013.(rm/ipb/bhc/opn)


 
Berita Terkait Komisi VII
 
Komisi VII Apresiasi Peningkatan Produksi PT Bukit Asam
 
Saat RDP Komisi VII DPR dengan ESDM, Anggota PD Vs PPP Berkelahi
 
Komisi VII Tanyakan Eksplorasi Baru Pertamina dan PLN Dianggap Tidak Kompeten
 
Raker Komisi VII DPR Singgung Blok Cepu
 
Pembangunan SPBN Jangan Disamakan dengan SPBU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]