Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Ormas
DPD Sumut: Ormas Pejuang Bravo Lima Siap Kawal Kerukunan Umat dan Menjaga Kebhinekaan
2020-02-02 20:10:32

Ketua DPD Pejuang Bravo Lima (PBL) Sumatera Utara bersama para pengurus dan kader saat menghadiri peresmian ormas PBL.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gerakan Bravo Lima secara resmi bermetamorfosis menjadi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pejuang Bravo Lima (PBL). Perubahan menjadi ormas ini akan memperkuat gerakan ormas PBL dalam menjaga kerukunan serta kebhinekaan dan melawan sikap intoleran demi tercipta perdamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami dari ormas Pejuang Bravo Lima, tentu satu komando dibawah Ketua Umum DPP Ormas Bravo Lima bapak Fachrul Razi, bahwa ancaman perpecahan dan disintegrasi harus dilawan," ujar Ketua DPD Pejuang Bravo Lima (PBL) Sumatera Utara, Dharman Yang saat menghadiri acara peresmian ormas Pejuang Bravo Lima dengan mengangkat tema "Untukmu, Kerukunan dan Kedamaian Indonesiaku", di Jakarta, Sabtu (1/2).

Sebagaimana arahan Ketua Umum DPP Pejuang Bravo Lima Fachrul Razi, permasalahan terbesar bangsa Indonesia saat ini adalah ancaman disintegrasi dan perpecahan, baik yang terkait dengan isu SARA, intoleransi, maupun isu ekonomi.

Dharman menjelaskan, di wilayah Sumut sendiri tergolong rawan gesekan, apalagi di Sumut ada banyak ragam suku. Bukan hanya batak, ada juga minang, melayu, jawa dan lainnya. Maka itulah, DPD Ormas Pergerakan Bravo Lima akan berperan aktif melawan intoleransi.

"Kami akan bentuk pengurus cabang di tiap kabupaten, kota, bahkan kecamatan hingga kelurahan. Kita akan perkuat kepengurusan dan sekretariat di 33 kabupaten/kota se-Sumut," ungkapnya.

Dalam kesempatan sama, Bendahara DPD Pejuang Bravo Lima (PBL) Sumatera Utara, Mikhael Siregar menjelaskan, saat ini wabah intoleransi dan pecah belah sudah marak terjadi. Kerap muncul gesekan-gesekan di masyarakat, terutama dengan mengangkat politik identitas.

"Hal ini sering terjadi di Sumut, khususnya di pantai utara," jelasnya.

Mikhael juga mengatakan, masyarakat perlu diingatkan tentang bagaimana memakai media sosial dengan baik. Jangan mudah termakan isu hoax yang sifatnya menghasut dan mengadu-domba sesama anak bangsa.

"Pejuang Bravo Lima akan aktif di media sosial, untuk memberi pencerahan pada warga net, mana berita hoax dan mana yang berita benar. Kita harap masyarakat akan mendapatkan informasi yang jelas dan sesuai, sehingga tidak mudah diadu-domba," lanjutnya.

Rencananya, DPD Pejuang Bravo Lima Sumatera Utara akan beraudiensi dengan Gubernur Sumatera Utara sebagai pimpinan daerah, sehingga ketika semua DPC kabupaten/kota sudah terbentuk, maka akan mudah berkoordinasi.

"Bahkan kami juga akan membentuk kepengurusan sampai.di kelurahan-kelurahan. Kita harap nanti Pejuang Bravo Lima akan menjadi mata bagi pemerintahan untuk menyukseskan program," jelasnya.(bh/amp)


 
Berita Terkait Ormas
 
Milad ke-3 Ormas Bang Japar, Fahira Idris Pilih Adakan Rapid Test Gratis di 5 Wilayah DKI Jakarta
 
Ketua Umum PP PPM Lantik Ketua PPM Mada DKI Jakarta
 
DPD Sumut: Ormas Pejuang Bravo Lima Siap Kawal Kerukunan Umat dan Menjaga Kebhinekaan
 
Relawan PRASA Siap Jadi Garda Terdepan Strategi Pemenangan Prabowo-Sandi 2019
 
PRASA Siap Deklarasi Akbar Relawan Bangun Ukhuwah Kepemimpinan Nasional Pemilu 2019
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
PKS Tolak Rencana Pemerintah Hapus Premium di Kawasan Jawa Bali
Refly Harun: Menggerakkan Koopsus TNI Tanpa Perintah Presiden Adalah Pembangkangan
Mengapa Trump Biasanya Mencari Sorot Kamera Justru 'Menghilang' pada Hari-hari Terakhirnya Sebagai Presiden?
Eks KSAD Ipar SBY: TNI yang Garang di Kota, di Hutan Jadi Kucing
Wagub Ahmad Riza Patria Ditanya 46 Pertanyaan Soal Kerumunan Massa Acara HRS
Muhammadiyah Tidak Lembek, Tapi Membela Kepentingan Umat yang Lebih Besar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
PKS Tolak Rencana Pemerintah Hapus Premium di Kawasan Jawa Bali
Wagub Ahmad Riza Patria Ditanya 46 Pertanyaan Soal Kerumunan Massa Acara HRS
BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
Bareskrim Polri: Peredaran Sabu Ditengah Pandemi Meningkat Hingga 2 Ton
Presidium KAMI: Anies Menuai Simpati Rakyat Sebagai Pemimpin Masa Depan
Gubernur Anies Dipanggil Terkait Habib Rizieq, Relawan Sebut Polisi Tebang Pilih?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]