Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
PBB
DK PBB Khawatirkan Stok Senjata Libia
Tuesday 01 Nov 2011 12:01:28

berbagai sumber
LIBIA (BeritaHUKUM.com) - Masih banyaknya persediaan senjata di tangan warga sipil Libia menjadi permasalahan baru bagi dewan keamanan PBB.Di khawatirkan persedian persejataan tersebut jatuh ke tangan kelompok-kelompok militan seperti Al-Qaeda.

Seperti yang di lansir di BBC, melalui resolusinya dewan keamanan PBB memerintahkan pemerintah sementara Libia mengambil langkah-langkah penting untuk melucuti persenjataan yang dimiliki warga sipil.

Selain itu, PBB juga mendesak negara tetangga Libia berusaha mencegah penyelundupan senjata dari negara tersebut. Bahkan, pengawas Internasional sudah mengidentifikasi gudang-gudang senjata Libia. Namun, banyaknya lokasi yang diduga sebagai tempat penyimpanan senjata harus dikunjungi dan diperiksa.

Sebenarnya, NATO ketika mejalanankan operasi militernya mengklaim sudah banyak menghancurkan persenjataan militer Libia. Selama tujuh bulan, NATO sudah menghancurkan 26.000 sorti. Dan, sudah melakukan 10.000 serangan udara untuk menghancurkan 1.000 lebih tank, kendaraan tempur dan persenjataan.

Namun, sampai saat ini belum diketahun jumlah pasti senjata yang masih beredar dan berada di tangan warga Libia.(bbc/biz)





 
Berita Terkait PBB
 
Kutuk Kekerasan Israel di Huwara Nablus, BKSAP Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat
 
Sekjen PBB Sebut Dunia Dalam Bahaya, HNW: PBB Jangan Mandul
 
Ini Harapan MUI Terpilihnya Kembali Indonesia Anggota Tidak Tetap DK PBB
 
Muhammadiyah: Selamat Kepada Pemerintah Atas Terpilihnya Indonesia Anggota Tidak Tetap DK PBB
 
Presiden AS, Donald Trump Menuduh PBB Salah Urus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]