Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Badai
Cuaca Eekstrem Ancam AS Bagian Timur
Wednesday 30 Apr 2014 11:25:56

Seorang wanita meninggal saat mengendarai mobil waktu topan terjadi di Tupelo. Banyak rumah penduduk hancur di Mississippi akibat terjangan tornado. kehancuran setelah hantaman Tornado.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Cuaca buruk mengancam sekitar 73 juta warga Amerika Serikat di negara bagian timur, dua hari setelah angin topan menewaskan 28 orang. Badan prakiraan cuaca memperingatkan badai parah akan melanda dari Teluk Meksiko sampai Great Lakes.

Tornado menghantam sejumlah negara bagian selatan Amerika Serikat hari Minggu dan Senin (28/4) menyebabkan kerusakan dan menimbulkan korban jiwa.

Angin topan itu meratakan gedung-gedung, menjungkirbalikkan mobil-mobil dan menyebabkan ribuan penduduk tanpa listrik di rumah-rumah mereka.

"Badai yang melanda kawasan luas diperkirakan melintas kawasan tengah Gulf Coast dan beberapa topan parah mungkin terjadi," kata badan cuaca nasional dalam prakiraan pada pagi hari.

Sementara itu, pencarian korban selamat akibat terjangan tornado hari Senin dan Selasa (29/4) masih berlanjut di negara bagian selatan Amerika.

Para penduduk di Louisville, Mississippi, keluar dari tempat penampungan Selasa ini dan menyaksikan rumah mereka hancur akibat tornado yang meneybabkan lubang di atap rumah sakit setempat.

Topan dan tornado menewaskan delapan orang di Mississipi hari Senin (28/04) termasuk seorang wanita yang meninggal saat mengendarai mobil waktu topan melanda di Verona, di selatan Tupelo.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Badai
 
• Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
• Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
• 10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
• Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
• Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]