Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
HAKI
Converse Ajukan Tuntutan Soal Jiplakan
Wednesday 15 Oct 2014 20:24:16

Converse mengaku telah menjual 1 miliar pasang sepatu model Chuck Taylor di seluruh dunia.(Foto: BH/sya)
KANADA, Berita HUKUM, Berita HUKUM - Perusahaan sepatu asal Amerika Serikat, Converse, tengah mengajukan tuntutan terhadap 31 perusahaan atas tuduhan menjiplak model sepatu andalannya. Tuntutan itu dialamatkan ke sejumlah peritel, seperti Wal-Mart dan Ralph Lauren. Aksi serupa juga diarahkan ke perusahaan-perusahaan yang berbasis di Kanada, Australia, Italia, Cina, dan Jepang.

Selain tuntutan, Converse mendesak Komisi Perdagangan Internasional untuk melarang impor dan penjualan model tiruan Chuck Taylor.

Direktur Eksekutif Converse, Jim Calhoun, mengatakan perusahaan yang dia pimpin menyambut persaingan.

“Namun, kami tidak meyakini perusahaan-perusahaan lain punya hak meniru model sepatu Chuck (Taylor),” kata Calhoun.

Sepatu kets model Chuck Taylor buatan Converse telah diperkenalkan ke khalayak umum sejak pemain-pemain bola basket di Amerika Serikat mengenakannya pada 1917 lampau.

Converse mengaku telah menjual 1 miliar pasang sepatu model Chuck Taylor di seluruh dunia dan telah menghabiskan ratusan juta dollar AS demi mempromosikannya.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait HAKI
 
Kabar Terkini Sengketa Kepemilikan Akun Lambe Turah
 
Heri Gunawan Apresiasi Produk Kekayaan Intelektual Bisa Dijadikan Agunan
 
JW, Ketum Hasil Kongres IX Dipolisikan atas Dugaan Penyalahgunaan Logo PAJ
 
Putri Bruce Lee Gugat Restoran China Real Kungfu, Ada Apa?
 
DJKI Luncurkan E-Pengaduan Kekayaan Intelektual
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]