Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Cawapres Sandiaga Uno Hadiri Haul Guru Sekumpul
2019-03-12 08:10:18

MARTAPURA, Berita HUKUM - Calon Wakil Presiden (Cawapres) no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri Haul Ke 14 ulama kharismatik asal Kalimantan Selatan, Muhammad Zaini Abdul Ghani Al Banjari atau dikenal dengan panggilan Guru Ijai atau Guru Sekumpul, Minggu (10/3).

Jutaan orang menghadiri haul tersebut. Jalan sepanjang lima kilometer penuh dengan massa yang berzikir. Sandiaga tiba di Banjarmasin 18:30 WITA setelah sebelumnya berkumpul bersama milenials di Sabuga Bandung.

Mengenakan peci hitam, koko putih dan sarung, Sandi memutuskan bethenti berjalan dan memutuskan untuk masuk Mesjid Nurul Falah yang jaraknya masih sekitar 4 hingga 5 kilometer dari pusat acara, Mushola Ar Raudhah, untuk mengikuti zikir. Karena tidak memungkinkan menembus lautan manusia yang memenuhi jalan

"Luar biasa. Lautan manusia. Ini menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Kita lihat saja geliat ekonomi di haul ini. Semua hotel penuh, dari kelas melati hingga berbintang. Setiap bus yang terparkir membawa tamu- tamu, pasti belanja, untuk makan atau sekedar membeli oleh-oleh," ucap Sandi.

Sebelumnya Sandi juga pernah berziarah ke makam Guru Ijai November tahun lalu saat memulai kampanye di Kalimantan Selatan.

"Wisata reliji ini menghidupkan para pelaku UMKM. Merekalah penggerak ekonomi Indonesia sesungguhnya. Seperti yang kita lihat sekarang, masyarakat di sekitar tempat ziarah ini begitu hidup," katanya waktu itu.

Di salah satu toko yang dikunjungi di area Mushola Ar Raudhah, Sandi membeli gelang khas Martapura. "Saya mau beli ini. Gelang-gelangnya bagus. Saya juga mau ajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memakmurkan UMKM dengan membeli produk-produk dari para pelaku industri ini," tuturnya waktu itu.(ps/bh/sya)


Share : |

 
Berita Terkait Pilpres
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat, MUI DIY Sarankan Jokowi Mundur
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dana BOS Triwulan ke II 2019 Sudah Cair untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]