Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Cawapres Sandiaga Uno Dialog dengan Nelayan Probolinggo
2019-02-21 06:49:23

PROBOLINGGO, Berita HUKUM - Di hadapan ratusan nelayan se-Kabupaten Probolinggo di Banjarsari, Sumberasih, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Sahuddin Uno no urut 02 berjanji akan mensejahterakan para Nelayan Indonesia.

"Inshaa Allah jika kami terpilih dan diamanatkan melayani rakyat Indonesia di tahun 2019-2024, akan lebih mensejahterakan nelayan dan perekonomian para nelayan akan lebih bagus lagi," terang calon wakil presiden nomor urut 02 ini, Rabu (20/2).

Sebelum acara dimulai, ulama setempat mendoakan Sandiaga Uno menjadi wakil presiden dan Prabowo Subianto sebagai presiden republik Indonesia yang akan datang, dan menang di Pilpres 2019.

Dalam dialog terbuka dengan para nelayan, Susilowati mengeluh harga sembako mahal, sedangkan hasil ikan dari penjualan suaminya terus anjlok, dan Ahmad Mardjuki nelayan Tongas mengeluh ke nelayan besar yang sangat menganggu pendapatan para nelayan kecil.

"Saya berharap dan berpesan jika terpilih menjadi pemimpin baru negara Indonesia, bisa menstabilkan harga pangan dan sembako, dan mensejahterakan perekonomian para nelayan kecil di NKRI," ujar perempuan tengah baya ini.

"Inshaa Allah, saya akan tingkatkan harga ikan hasil tangkapan nelayan. Intinya, kami akan sejahterakan nelayan tradisional," ujar Sandiaga Uno sebelum melanjutkan safari politiknya ke Ponpes Nurul Qodim.

Sandiaga Uno sebelum berangkat melambaikan tangan 2 jari, sambil menyanyikan lagu "Goyang Dua Jari," sambil diikuti emak-emak dan nelayan setempat.(ps/bh/sya)


 
Berita Terkait Pilpres
 
Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]