Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pencabulan
Cabuli Bocah 6 Tahun, Pelaku Oknum Ojek Online Ditangkap Polisi
2019-04-05 14:58:42

RM Pelaku Ojek Online yang cabul bocah 6 tahun di periksa polisi.(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Seorang oknum pengendara Ojek Online di Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) yang diketahui bernama Rusmadi (46) yang juga sehari-hari bertugas sebagai honores pada Dinas Satpol PP kota Samarinda melakukan tindakan tak terpuji dengan mencabuli seorang bocah yang masih berusia 6 tahun.

Akibat berbuatan biadabnya Rusmadi (RM) yang sudah mempunyai 3 orang anak tersebut ditangkap tim Reskrim Polsek Samarinda kota pada, Senin (2/4) setelah menerima laporan orang tua dari korban FAM (6) korban pencabulan tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun pewarta BeritaHUKUM.com dimana RM (46) salah seorang oknum Ojek Online yang mendapat orderan untuk mengantar jemput korban FAM (6) bersama kakaknya yang bersekolah di Sambutan dan mengantarkannya ke Jl Bayangkara tempat ibunya bekerja.

Namun dalam perjalanan, kedua kakak beradik yang dibawah oleh pelaku. Saat itu korban FAM berada di depan dan kakaknya diboncengi dibelakang. Pelaku meraba-raba kemaluan korban, tangan pelaku menyelinap masuk ke dalam rok bocah FAMy ang kala itu korban menolak dengan mengatakan, "Jangan om nanti tangan om bau, namun tidak dihiraukan pelaku," ujar ibunya korban saat memberikan lapiran kepada Polisi.

Setelah mendengar cerita anaknya, ibu korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polsek Samarinda Kota

Setelah menerima laporan Polusipun bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Pelaku Rusmadi akhirnya di tangkap sekitar pukul 16.00 WITA, di depan kantor Pos Indonesia di Jalan Sultan Sulaiman, Sambutan.

Penangkapan terhadap pelaku dengan menggunakan jasa Johan Teguh Santoso (29) pemilik akun Ojek Online yang dibeli pelaku Rusmadi. Johan dengan berpura-pura mengajak Rusmadi untuk memancing ikan di Sambutan.

“Saya pancing dia Rusmadi dengan berpura pura janjian memancing di Sambutan, pas ketemu depan kantor pos Sambutan pukul 16.00 Wita pelaku langsung di tangkap," ujar Johan di Mapolsek Samarinda Kota, Rabu (3/4).

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Abdillah Dalimunthe ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan terduga pencabul bocah 6 tahun itu. Namun demikian, saat ini, Rusmadi, masih diperiksa penyidik.

“Alhamdulillah setelah menerima laporan, Rusmadi Ojek Online terduga pencabul bocah 6 tahun sudah ditangkap,” ujar Abdillah.

Saat ini pelaku telah ditahan dan pelaku dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara, tegas Abdillah.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Pencabulan
 
• Alexandre Rottie Buron 8 Tahun Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap
 
• Oknum Driver Ojek Online di Samarinda Cabuli Siswa SMA Saat Pulang Sekolah
 
• Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Tangerang Selatan
 
• Culik dan Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pedagang Bakso Dibekuk Resmob Polda Metro di Jombang
 
• Polres Gorontalo Tetapkan IY Sebagai Tersangka Kasus Cabul Anak Berkebutuhan Khusus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]