Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Korupsi
Busyro Muqoddas: Hindari Korupsi dengan Mensyukuri Nikmat Allah
2016-03-27 00:27:47

Busyro Muqoddas hadiri acara Tabligh Akbar Muhammadiyah Kota Bekasi di Perguruan Muhammadiyah, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat kemarin (25/3).(Foto: Istimewa)
BEKASI, Berita HUKUM - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Busyro Muqoddas hadiri acara Tabligh Akbar Muhammadiyah Kota Bekasi di Perguruan Muhammadiyah, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat kemarin (25/3).

Tabligh Akbar sendiri merupakan rangkaian dari kegiatan penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) IV Muhammadiyah Kota Bekasiyang akan digelar pertengahan April mendatang.

Tidak sekedar hadir, Busyro juga didaulat untuk memberikan tausiyah kepada warga Muhammadiyah Kota Bekasi yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya rasa bersyukur terhadap nikmat yang diberikan Allah SWT.

Menurutnya, dengan bersyukur, maka seseorang akan mendapatkan ketenangan dalam hidupnya.

"Seorang PNS rendahan bisa jadi hidupnya lebih tenang dari pada pejabat tinggi. Kenapa demikian, karena PNS rendahan hidup dengan penuh rasa syukur, sedangkan sipejabat tidak," ujar Busyro.

Ia juga mengkorelasikan, syukur dengan korupsi. Menurutnya, para koruptor adalah orang-orang yang tidak mensyukuri atas apa rezeki yang diberikan oleh Allah.

"Merasa kurang terus dan akhirnya menempuh cara-cara yang tidak benar. Persoalanya hari ini, banyak orang yang memburu kekayaan bukan rezeki. Ini yang keliru," kata dia.

Terpisah Ketua Panitia Musda IV Muhammadiyah Kota Bekasi, Zubaidi Asnan mengatakan, selaian Tabliqh Akbar, Muhammadiyah juga menggelar beberapa kegiatan untuk menyambut pelaksanaan Musda pada 23 April 2016 mendatang di Hotel Santika, Harapan Indah.

"Ada lomba Tapak Suci se-Kota Bekasi, lomba TK Aisyiyah se-Kota Bekasi dan beragam kegiatan lainnya," kata Zubaidi Asnan.

Sementara itu Ketua Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied mengatakan, Musda nanti akan dihadiri 800 orang warga Muhammadiyah Kota Bekasi pada saat pembukaan. Adapun total peserta Musda diperikirakan mencapai 200an orang.

"Insya Allah Musda akan berjalan meriah dan kita berharap berlangsung lancar. Nanti akan banyak tokoh nasional yang hadir salah satunya KetuaUmum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, serta Ketua MPRRI, Zulkifli Hasan dan tokoh lainnya," kata dia.

Adapun agenda Musda antaralain, memilih 13 formatur yang akan memimpin Muhammadiyah Kota Bekasi periode 2015-2020, menyusun program kerja tahun 2015-2020 dan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2010-2015.

Selain dihadiri warga Muhammadiyah, Tabliqh Akbar juga diramaikan oleh beberapa tokoh di Kota Bekasi.(dzar/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Korupsi
 
Gubernur Riau Abdul Wahid Jadi Tersangka KPK, Diduga Minta 'Jatah Preman' Rp 7 Miliar dari Nilai "Mark Up" Proyek Jalan
 
Usai OTT 4 Pejabat Pemprov Kalsel, KPK Tetapkan Gubernur Sahbirin Noor sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap
 
Kejagung Sita Rp 450 Miliar terkait Perkara Korupsi PT Duta Palma Korporasi
 
Inilah 10 Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia, Rugikan Negara Ratusan Triliun Rupiah
 
6 General Manager UBPP LM PT Antam periode 2010-2021 Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Komoditi Emas 109 Ton
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]