Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
NTT
Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango di Tahan
Wednesday 13 May 2015 02:30:26

Jubilate Pieter Pandango Bupati Sumba Barat.(Foto: Istimewa)
NTT, Berita HUKUM - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Waikabubak melakukan Penyerahan Tahap II kasus Tindak pidana korupsi Pengadaan 158 Unit sepeda motor di Setda Kabupaten Sumba Barat Tahun Anggaran 2012, Jumat, (8/5) lalu. Penyerahan Tahap II tersebut dilakukan di Kantor Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur dengan Tersangka Jubilate Pieter Pandango (Bupati Sumba Barat).

Dalam proses Penyerahan tahap II tersebut direncanakan akan dilakukan penahanan terhadap tersangka namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Dominggus Sarambu Dokter Pada RSUD Prof. W.Z. Johanes Kupang diketahui bahwa tersangka sedang menderita sakit Diabetes Militus, Ganggren dan luka di kaki, sehingga terhadap tersangka dikenakan tahanan Kota.

Bahwa saat dilakukan proses penyerahan tahap II terhadap tersangka Jubilate Pieter Pandango di Kejaksaan Tinggi NTT, mendapat pengamanan dari Aparat Kepolisian Polda NTT dan Korem 161 Wira Sakti Kupang. Hal ini disebabkan karena apabila dilaksanakan Penyerahan Tahap II di Kejaksaan Negeri Waikabubak di perkirakan akan timbul gejolak dari massa dan simpatisan dari tersangka Jubilate Pieter Pandango.

Saat dilakukan penyerahan Tahap II tersangka di dampingi oleh Penasihat Hukum Lorens Serworawora, SH, Manotana Laia, SH dan Niko Ke Lomi, SH. Tersangka Jubilate Pieter Pandango (Bupati Sumba Barat) ditahan untuk 20 hari kedepan dengan status Tahana Kota untuk mempermudah saat dilakukan peoses penuntutan di Pengadilan Tipikor Kupang.(ysh/kejaksaan/bh/sya)


 
Berita Terkait NTT
 
Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango di Tahan
 
KPK Tetapkan Dua Mantan Pejabat Provinsi NTT Tersangka Dana PLS
 
Stand NTT Menampilkan Rumah Adat Lamaholot dan Jangung Titi jadi Unggulan
 
Bayi 3 Bulan Asal NTT di Kukar Dianiaya Pamannya Hingga Patah Kaki
 
Bakti Kesehatan SBJ 2013 Layani Ribuan Pasien di NTT
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]