Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Pembunuhan
Bunuh Warga Amerika Hingga Tewas, di Vonis 4 Tahun Penjara
Tuesday 28 Aug 2012 18:25:52

Ilustrasi pembunuhan (Foto: Ist)
MEDAN, Berita HUKUM - Sidang vonis terdakwa Arifin alias Ipin, yang sempat tertunda akan di banding. Namun rekannya Toha telah di vonis dalam perkara yang sama tetapi berkasnya terpisah. Ipin adalah salah satu pelaku perampokan warga negara Amerika Serikat, Samuel Hyein Lee.

Majelis hakim yang diketuai Dahlan Sinaga memvonis 4 tahun penjara, karena terbukti bersalah melanggar pasal 170 jo 351 ayat 3, dan dipotong masa tahanan pada, Selasa (28/8). Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa Irma yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 10 tahun penjara.

Sementara dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irma Hasibuan menyatakan bahwa, "Terdakwa telah melanggar Pasal 365 ayat (4) jo 351 ayat 3. Terdakwa Ipin dan temannya Toha melakukan perampokan terhadap Samuel Hyein Lee, saat itu Samuel Hyien lee baru saja keluar dari Bandara Polonia Medan pada, 19 Oktober 2011 kira - kira pukul 17.30 WIB. Saat kejadian, salah seorang terdakwa menikam korban hingga lemas, akibat tiga luka tusukan di paha dan betis yang mengakibatkan korban kehabisan darah, hingga akhirnya meningal dunia. kemudian korban mengambil tas berwarna biru yang dibawa korban.

Dalam persidangan terungkaplah peran Ipin yang menyatakan bahwa, "Sebelum kejadian, kami berdua berboncengan menuju bandara dan berhenti di dekat SPBU Petronas. kemudian kami menemui pengemudi becak bermotor yang sedang mangkal di sekitar bandara. Setelah melihat korban naik ke becak, saya memberi kode tangan kepada Ipin, kemudian Ipin mengikuti becak yang ditumpangi Samuel Hyein Lee warga Negara Amarika tersebut", ujar Ipin.

Di tengah perjalanan, becak yang ditumpangi Samuel Hyein Lee sempat rusak dan tidak dapat dihidupkan. Namun, setelah didorong mesin kembali menyala dan kendaraan roda tiga itu pun melaju ke Jalan Mustang. Baru sekitar 100 meter bergerak, becak bermotor itu dihentikan terdakwa Ipin. kemudian Toha yang diboncengi Ipin menarik tas warna biru milik korban.

Namun, korban mempertahankan barang - barangnya. tetapi karena mendapat perlawanan, Toha langsung menghunus sebilah pisau dan menusuk betis kiri korban. Samuel Hyein Lee berusaha mempertahankan diri dan melompat dari becak. kemudian Samuel Hyein Lee berlari dan meminta pertolongan. Toha sempat mengejar korban, namun tidak berhasil. setelah itu toha kembali menemui terdakwa Ipin.

Sementara itu, Samuel Hyein Lee yang berlari untuk menyelamatkan diri pun terjatuh dalam kondisi paha dan betis mengeluarkan darah, saat diperiksa petugas medis, Samuel Hyein Lee telah meninggal dunia. Mayat korban kemudian dibawa ke RSU Pirngadi Medan. kejadian ini mendapat respon yang cepat dan sigap dari Unit Jatanras Polda Sumut yang bekerja sama dengan polresta Medan.

Kemudian dalam waktu 2 X 24 jam, kedua pelaku berhasil dibekuk dan dibawa ke meja hijau untuk mempertangung jawabkan perbuatannya.(bhc/put)


 
Berita Terkait Pembunuhan
 
Update kasus kematian dosen Untag Semarang, AKBP Basuki jadi tersangka
 
Reka Ulang Kasus Anak Majikan Bengkel Pukul Korban dengan Palu hingga Tewas, Ada 18 Adegan
 
Polda Metro Tangkap 2 ART Pelaku Tindak Pidana 340, 338 dan 368 KUHP
 
Fakta Baru Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Kuat 3 Korban Diracun Bukan Keracunan
 
Perkara Pembunuhan Brigadir J, Terdakwa Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]